Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
IMELDA Jui, perempuan berusia 56 tahun, warga Kelurahan Nageoga Kecamatan Boawae Kabupaten Nagekeo, NTT, telah sejak sebulan terakhir, menjahit ratusan masker kain untuk dibagikan secara gratis bagi para tetangga dan keluarganya.
Tidak saja masker ukuran besar untuk orang dewasa, Imelda bahkan membuatkan masker ukuran kecil, khusus untuk anak-anak dan balita. Bahan masker kain tersebut berasal dari sisa-sisa kain milik pelanggannya. Sebab selain bertani, Imelda membuka usaha menjahit kecil-kecilan di rumahnya, untuk mendukung perekonomian keluarganya.
“Sisa-sisa kain yang tak terpakai itulah, yang kemudian saya jahit menjadi masker kain untuk tetangga sekitar. Karena itu, motif dan warna masker-masker macam-macam. Tidak jarang, sebuah masker terangkai dari beberapa jenis dan warna kain berbeda,“ katanya, baru-baru ini.
Imelda menuturkan bahwa dirinya menjahitkan lalu membagikan masker gratis kepada para tetangganya sebagai bentuk kepedulinnya melawan virus korona dalam keterbatsannya sebagai petani untuk bisa elakukan sesuatu walaupun sederhana.
"Ini hanyalah hal kecil dan sederhana yang bisa saya lakukan dari keterbatasan saya. Sebab saat ini, seluruh dunia harus bekerja sama melawan virus korona," katanya.
Baca juga: RSK Ngesti Waluyo Kekurangan Masker Bedah
Imelda menyatakan bahwa saat ini, masker sangat sulit ditemukan di Kecamatan Boawae. Kalaupun ada pasti harganya melambung tinggi. Makanya ia berusaha membantu dengan memanfaatkan kain sisa jahutan agar tidak terbuang percuma. Imelda akan terus menjahit masker sepulangnya dari bekerja di sawah.
"Semoga ada kesehatan, ada waktu dan ada bahan supaya saya bisa tetap membuat masker. Seberapapun yang siap, akan saya bagikan secara cuma-cuma," harapnya.
Mira Esmiralda, salah seorang warga Kecamatan Boawae yang menerima masker gratis dari Imelda, menyatakan bahwa dirinya tidak menyangka memperoleh masker secara cuma-cuma. Terlebih, lanjut Mira, pemberian itu bukan datang dari orang kaya atau berkedudukan tinggi.
"Sejujurnya saya tidak menyangka akan mendapatkan masker gratis, Ibu Imelda dan suaminya adalah petani dengan empat orang anak. Ibu Imelda juga hanya lulusan SD dan telah lanjut usia. Seharusnya, setelah pulang dari sawah, Ibu Imelda beristirahat.Tetapi beliau malah lanjut bekerja menjahit masker kain untuk dibagikan secara gratis," tuturnya.
Kemurahan hati Ibu Imelda tersebut mendorong Mira untuk menyumbangkan kain untuk kemudian dijahitkan menjadi masker oleh Imelda. (A-2)
Donasi ini merupakan hasil penggalangan dana sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMD, serta masyarakat Kabupaten Sumedang
Penyaluran donasi ini melalui BAZNAS sehingga diyakini bakal sampai ke tangan yang tepat dan membutuhkan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berhasil menghimpun donasi masyarakat sebesar Rp3,1 miliar dalam rangkaian perayaan malam tahun baru 2026.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memfasilitasi penggalangan dana kemanusiaan pada malam pergantian tahun 2026. Donasi tersebut ditujukan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
VIVA Apotek bekerja samadengan Hansaplast menyalurkan donasi sebesar Rp50.000.000 kepada Yayasan Kanker Indonesia (YKI) sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR).
EKOSISTEM kreator digital di Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
KENAIKAN Nilai Tukar Petani (NTP) periode 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dinilai tidak langsung cerminkan petani semakin sejahtera.
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved