Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

MUI Kota Sukabumi Ajak Umat Meriahkan Ramadan dari Rumah

Benny Bastiandy
21/4/2020 15:45
MUI Kota Sukabumi Ajak Umat Meriahkan Ramadan dari Rumah
Selama wabah covid-19 warga diminta tetap berada di rumah untuk memutus sebaran virus korona.(MI/Bary Fathahilah)

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Jawa Barat, mempersilakan umat muslim melaksanakan salat tarawih dan tadarusan di rumah masing-masing selama Ramadan. Pertimbangan itu didasari kondisi pandemi Covid-19 di Kota Sukabumi.

Sekretaris Umum MUI Kota Sukabumi, K Kusoy, mengatakan menindaklanjuti surat edaran pemerintah pusat, Pemprov Jabar, serta Pemkot Sukabumi mengenai pencegahan penyebaran Covid-19, MUI mengeluarkan imbauan lanjutan sebagai panduan bagi umat muslimin di Kota Sukabumi, terutama menyambut Ramadan 1441 Hijriyah. Salah satu imbauan tersebut berkaitan dengan pelaksanaan salat tarawih dan tadarus.

"Ada 7 poin imbauan kepada masyarakat Kota Sukabumi berkaitan dengan pandemi Covid-19 saat Ramadan. Salah satunya mengimbau agar salat tarawih dan tadarus Alquran dilakukan berjamaah atau munfarid dengan keluarga atau sendiri-sendiri di rumah masing-masing," kata Kusoy, Selasa (21/4).

Kusoy menyebutkan imbauan itu juga didasari pada sebuah hadist shahih HR Bukhari Muslim. Hadist itu menyebutkan ada empat perkara yang bisa menggugurkan tidak wajibnya melaksanakan salat Jumat atau berjamaah lain.

"Pertama anak kecil, kedua wanita, ketiga hambasahaya, dan keempat uzur," tutur Kusoy.

Uzur dalam arti harfiah adalah sakit. Dalam penjelasan fiqih, uzurnya saat safari (musafir). Kemudian sakit dalam arti terjadi wabah yang menular.

"Saat terjadi wabah menular dipersilakan tidak masuk ke masjid. Tidak mengikuti Jumataan atau salat jamaah lainnya karena bisa membahayakan, bisa menularkan penyakitnya kepada orang lain," ucapnya.

Imbauan MUI lainnya kepada umat muslimin saat menghadapi Ramadan yakni diwajibkan berpuasa sesuai aturan syar'i dan memperbanyak amalan-amalan saleh, melaksanakan buka puasa ataupun sahur dengan keluarga tanpa
mengundang orang banyak, i'tikaf dengan tidak melibatkan banyak orang, peringatan Nuzulul Quran ataupun ceramah-ceramah lainnya tidak mengundang banyak orang, takbiran pada malam Idulfitri lebih banyak di rumah, dan menunaikan zakat infak dan sedekah melalui Baznas.

"Mari kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan serta bertawakal kepada Allah SWT dengan berikhtiar semaksimal mungkin mencegah penyebaran Covid-19. Kemudian meningkatkan taqqarub kepada Allah SWT serta mentaati dan melaksanakan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, menghindari kerumunan orang banyak, dan lebih baik banyak beraktivitas di dalam rumah dengan memperbanyak ibadah sunnah, membaca Alquran serta ibadah lainnya," pungkasnya. (OL-13)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Muhamad Fauzi
Berita Lainnya