Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno menjamin stok kebutuhan pokok aman untuk Sumbar hingga lima bulan ke depan. Oleh karena itu, Irwan menyebutkan masyarakat Sumbar tak perlu khawatir kendati Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) segera diterapkan di Sumbar karena pemerintah daerah telah menjamin ketersediaan bahan pokok.
Lebih jauh disebutkan Irwan, bahwa kendati PSBB akan diterapkan, tapi distribusi kebutuhan pokok dijamin tetap lancar.
Menurut Irwan, sebenarnya warga Sumbar tak asing lagi dengan penerapan PSBB tersebut karena di daerah ini sebenarnya telah menerapkan PSBB sebanyak 80 persen.
Baca juga: Jambi belum Pikirkan untuk Terapkan PSBB
"Yang tinggal itu sebenarnya penegakan hukumnya atau law enforcement saja dari pihak kepolisian," ujar Irwan.
Oleh karena itu, Irwan mengimbau masyarakat Sumbar untuk disiplin menaati aturan yang ditetapkan dalam PSBB, sehingga semuanya bisa berjalan lancar. (OL-14)
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Kepala Staf Kogabwilhan III, Marsekal Muda TNI Joko Sugeng Sriyanto mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk wujud nyata hadirnya negara di tengah masyarakat.
Guna mengantisipasi kenaikan harga yang ekstrem, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan langkah darurat berupa Operasi Pasar.
MentanĀ Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
Kenaikan tidak hanya terjadi pada cabai. Komoditas bumbu dapur lainnya seperti bawang merah
Diskumindag Kota Sukabumi terus memantau pergerakan harga dan berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Kenaikan harga ini sudah berlangsung hampir dua minggu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved