Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

UII Ciptakan APD Kedap Virus Korona yang Nyaman dan Bisa Dicuci

Agus Utantoro
18/4/2020 14:10
UII Ciptakan APD Kedap Virus Korona yang Nyaman dan Bisa Dicuci
Baju hazmat karya UII(MI/Agus Utantoro)

PROGRAM Studi Rekayasa Tekstil Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) bersama alumni dan Ikatan Ahli Tekstil Seluruh Indonesia  (Ikatsi) berhasil menciptakan baju khusus alat pelindung diri (APD untuk tenaga kesehatan (hazmat) yang menangani pasien terpapar virus korona.

Dari bentuknya, kata Ketua Program Studi Rekayasa Tekstil FTI UII Faisal RM, menjelaskan, baju APD buatan UII ini menggunakan bahan yang telah diproses after treatment sehingga pori-pori kain menjadi sangat kecil, sehingga virus tidak dapat melewati pori-pori tersebut.

Ia mengatakan, bahan yang digunakan itu sebenarnya biasa seperti kain yang banyak diperjualbelikan. Namun, ujarnya, kemudian diproses lanjut sehingga pori-porinya menjadi sangat kecil. Faisal menegaskan, kain yang digunakan itu tetap miliki pori-pori sehingga tidak panas.

Baca juga: Pemprov Jateng Gelar Istigasah Online

Kain ini, lanjutnya, juga relatif ringan dan nyaman dikenakan. "Karena mengenakan hazmat dengan bahan yang kami after treatment tidak perlu lagi mengenakan rangkap-rangkap seperti hazmat yang ada selama ini," katanya.

Karenanya, lanjutnya, menjadi lebih ringan, lebih nyaman, dan lebih aman.

Bahan yang sama juga digunakan untuk pembuatan masker yang juga dibagikan untuk tenaga medis di berbagai rumah sakit dan pusat layanan kesehatan lainnya.

Pada tahap pertama, ujarnya, APD dibagikan kepada masyarakat di sekitar Kampus Terpadu UII di Daerah Istimewa Yogyakarta, berupa masker sebanyak 2.000 potong dan 100 potong Pakaian Pelindung (protective clothing) yang dibagikan kepada beberapa Puskesmas dan Rumah Sakit di sekitar Yogyakarta,

"Pada tahap berikutnya akan dibagikan sebanyak 8.000 potong masker dan 400 potong pakai pelindung, sehingga total akan disediakan 10.000 potong masker dan 500 potong pakaian pelindung kesehatan," ujarnya.

Baca juga: Risma Imbau Warganya Terpapar Covid-19 tak Segan Berobat ke RS

Dengan spesisfikasi tersebut, kata Ketua Ikatan Ahli Tekstil Seluruh Indonesia (Ikatsi) Suharno Rusdi, APD akan terasa nyaman karena memiliki sifat dapat ditembus udara (breathable) dan dapat dicuci ulang dan digunakan kembali (washable) setelah melalui proses sterilisasi.(X-15)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya