Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM Studi Rekayasa Tekstil Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) bersama alumni dan Ikatan Ahli Tekstil Seluruh Indonesia (Ikatsi) berhasil menciptakan baju khusus alat pelindung diri (APD untuk tenaga kesehatan (hazmat) yang menangani pasien terpapar virus korona.
Dari bentuknya, kata Ketua Program Studi Rekayasa Tekstil FTI UII Faisal RM, menjelaskan, baju APD buatan UII ini menggunakan bahan yang telah diproses after treatment sehingga pori-pori kain menjadi sangat kecil, sehingga virus tidak dapat melewati pori-pori tersebut.
Ia mengatakan, bahan yang digunakan itu sebenarnya biasa seperti kain yang banyak diperjualbelikan. Namun, ujarnya, kemudian diproses lanjut sehingga pori-porinya menjadi sangat kecil. Faisal menegaskan, kain yang digunakan itu tetap miliki pori-pori sehingga tidak panas.
Baca juga: Pemprov Jateng Gelar Istigasah Online
Kain ini, lanjutnya, juga relatif ringan dan nyaman dikenakan. "Karena mengenakan hazmat dengan bahan yang kami after treatment tidak perlu lagi mengenakan rangkap-rangkap seperti hazmat yang ada selama ini," katanya.
Karenanya, lanjutnya, menjadi lebih ringan, lebih nyaman, dan lebih aman.
Bahan yang sama juga digunakan untuk pembuatan masker yang juga dibagikan untuk tenaga medis di berbagai rumah sakit dan pusat layanan kesehatan lainnya.
Pada tahap pertama, ujarnya, APD dibagikan kepada masyarakat di sekitar Kampus Terpadu UII di Daerah Istimewa Yogyakarta, berupa masker sebanyak 2.000 potong dan 100 potong Pakaian Pelindung (protective clothing) yang dibagikan kepada beberapa Puskesmas dan Rumah Sakit di sekitar Yogyakarta,
"Pada tahap berikutnya akan dibagikan sebanyak 8.000 potong masker dan 400 potong pakai pelindung, sehingga total akan disediakan 10.000 potong masker dan 500 potong pakaian pelindung kesehatan," ujarnya.
Baca juga: Risma Imbau Warganya Terpapar Covid-19 tak Segan Berobat ke RS
Dengan spesisfikasi tersebut, kata Ketua Ikatan Ahli Tekstil Seluruh Indonesia (Ikatsi) Suharno Rusdi, APD akan terasa nyaman karena memiliki sifat dapat ditembus udara (breathable) dan dapat dicuci ulang dan digunakan kembali (washable) setelah melalui proses sterilisasi.(X-15)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved