Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Provinsi Jambi siap menggelontorkan dana sebesar Rp200 miliar untuk percepatan penanganan pandemi covid-19 dan dampak sosial-ekonomi terhadap masyarakat.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman menjelaskan dana Rp200 miliar didapatkan dari penggeseran sejumlah mata anggaran di APBD Jambi TA 2020. Dana tersebut akan digunakan untuk lima kegiatan yang berkaitan dengan penanganan pandemi covid-19.
Kegiatan tersebut mencakup penanganan bidang kesehatan di rumah sakit, penanganan dampak ekonomi, dan penanganan dampak pandemi terhadap industri dan UMKM. Selain itu, buat jaring pengaman sosial dan untuk penggunaan lain, misalnya untuk dana insentif tenaga medis.
Sudirman mengatakan anggaran refocusing untuk penanganan covid-19 pada tahap pertama senilai Rp11 miliar sudah dilaksanakan. Dana tersebut difokuskan untuk institusi, yakni RSUD Raden Mattaher (Rp7 miliar), Dinas Kesehatan (Rp2,5 miliar), dan Rp1,5 miliar untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Untuk penanganan dampak ekonomi dan jejaring sosial dialokasikan dana sebesar Rp102 miliar. Melalui Dinas Sosial, warga rentan terdampak akan mendapat bantuan sosial banerupa paket sembako bernilai Rp230 ribu per bulan, selama empat bulan. "Namun terkait jumlah penerima, masih menunggu verifikasi data dari lima kabupaten lagi," ungkap Sudirman.
Baca juga: PSBB Jawa Barat Akan Diperluas
Berdasarkan data Oktober 2019 yang sudah didapat dari enam kabupaten, ada sebanyak 109.000 KK calon penerima. Namun setelah diverifikasi ulang, tercatat 26.075 KK warga yang layak sebagai penerima bantuan sosial.
Pemrintah saat ini masih perlu melakukan inventarisasi terhadap dampak ekonomi warga akibat pandemi covid-19.
"Menginventarisir yang punya korelasi dengan dampak covid-19, misalnya pemandu wisata yang tadinya bekerja, tetapi sekarang karena permasalahan covid-19 tidak bekerja. Mudah-mudahan bulan Mei sudah bisa direalisasikan," ujar Sudirman.
Sudirman mengungkapkan Pemerintah dan DPRD Provinsi Jambi masih menunggu keputusan Menteri Keuangan tentang berapa data transfer dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Provinsi yang dipotong.
Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Jambi, Arif Munandar menambahkan data penerima bantuan perlu diverifikasi dengan akurat supaya bantuan tersebut tepat guna dan tepat sasaran. (OL-14)
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan, agar mampu mandiri secara ekonomi serta memiliki kesempatan yang setara.
KEPOLISIAN Daerah Jambi berhasil mengagalkan perjalanan ribuan liter minyak solar bersubsidi asal Sumatra Barat.
KEPOLISIAN Daerah Jambi menyelidiki belasan ton bahan bakar minyak (BBM) diduga ilegal.
Melalui Gerakan Jambi Berpantun, daerah ini berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) sebagai pemilik kumpulan pantun terbanyak di Indonesia.
Wali Kota Jambi Maulana menyatakan kolaborasi antara pemerintah daerah dan koperasi menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan daerah.
Penegakan hukum ini didasarkan pada UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved