Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
STOK beras yang ada di gudang milik Badan Urusan Logistik (Bulog) Sumbar mencapai 10.000 ton. Dengan stok sebanyak itu diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan warga Kota Padang saat ini dan juga dalam menghadapi bulan Ramadan nanti.
"Dari informasi yang kita peroleh dari Bulog, stok beras di Padang dalam kondisi aman. Jumlahnya ada sebanyak 10.000 ton, ditambah lagi yang dalam perjalanan sebanyak 4.000 ton," kata Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah, Senin (13/4).
Mahyeldi menjelaskan, Kota Padang berbeda dengan daerah lain. Kalau daerah lain merupakan daerah produksi pertanian, di Padang warganya bergerak di sektor perdagangan, jasa, sektor informal dan UMKM. Makanya ketersediaan beras di Kota Padang harus dipastikan guna menjaga ketahanan warga Kota Padang.
baca juga: Keringanan Retribusi Untuk Pedagang Pasar Tradisional Yogyakarta
Oleh karena itu, Mahyeldi mengimbau warga Kota Padang agar tidak resah ketiadaan pasokan beras di pasaran.
"Jangan pula karena kepanikan itu sampai menimbun bahan pangan yang dapat memicu kenaikan harga di pasaran," tandasnya. (OL-3)
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved