Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH pasar tradisional di Tasikmalaya mulai terdampak wabah virus korona atau Covid-19. Biasanya menjelang Ramadan pasar ramai pembeli, kini warga memilih di rumah daripda keluar.
Seperti terlihat di pasar tradisional Cikurubuk dan Pancasila. Dagangan para pedagang di sana seperti cabai merah, cabai hijau, beras, bawang putih, bawang merah, minyak goreng, gula pasir dan kebutuhan lain hingga sore masih menumpuk.
"Semua pasar tradisonal selama ini sepi pembeli. Padahal kami sudah menyiapkan kebutuhan bahan pokok jelang bulan Ramadan. Sepinya para pembeli, adanya beberapa barang yang selama itu disiapkanya sudah mulai membusuk seperti cabai, tomat dan sayuran lainnya," kata seorang pedagang sayuran, Hilda, 45, Minggu (12/4).
Pedagang lainnya, Dudung, 56, mengatakan, harga kebutuhan pokok menjelang bulan Ramadan sudah ada yang naik. Seperti gula pasir yang dijualnya sebesar Rp 15.800 per kilogram dari harga normalnya Rp12.000.
Bawang bombai, bawang putih masih tinggi harganya.
Untuk daging potong harganya turun, sebelumnya Rp34 ribu perkg, sekarang harganya jadi Rp24 ribu.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kota Tasikmalaya, Firmansyah mengatakan, menjelang bulan ramadan dan idul fitri nanti semua kebutuhan tetap aman dan tidak terjadi kenaikan terkecuali gula pasir, bawang putih, dan daging sapi.
"Stok kebutuhan aman sampai Mei dan tidak ada kenaikan terkecuali gula pasir dan bawang putih. Namun, untuk pasokan beras masih tetap terpenuhi. Kami menyadari dampak korona pasar jadi sepi pembeli.. Kami tetap meminta agar pedagang tetap buka," paparnya. (OL-13)
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved