Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Sukabumi menyiapkan anggaran sebesar Rp 56 miliar untuk penanganan pandemi virus korona (covid-19). Anggaran tersebut merupakan hasil realokasi dari sejumlah pos kegiatan.
Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, menuturkan penanganan covid-19 fokus pada bidang kesehatan, ekonomi, serta sosial kemasyarakatan. Dari penanganan tiga bidang yang terimbas covid-19 , kebutuhan anggarannya mencapai kisaran Rp 56 miliar.
"Hasil sementara yang kita rekap untuk tiga bidang ini berkisar Rp 56 miliar. Dan ini mungkin saja bertambah tergantung situasi yang terjadi di wilayah Kota Sukabumi," terang Fahmi, Sabtu (11/4).
Baca juga: Desa di Jawa Tengah Siapkan Tempat Isolasi Bagi Pemudik
Dari nilai anggaran sebesar Rp 56 miliar, lanjut Fahmi, mekanismenya tidak dibagi rata untuk penanganan tiga bidang. Besarannya tergantung pada kebutuhan masing-masing bidang.
"Anggaran ini juga di dalamnya termasuk untuk jaring pengaman sosial," imbuhnya.
Kota Sukabumi juga mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 10 miliar. Namun penggunaannya untuk pada bidang kesehatan. Fokus anggarannya khusus untuk pembuatan ruang isolasi bagi pasien covid-19 di RSUD Syamsudin SH.
"Terkait anggaran bantuan gubernur yang merupakan refocussing sebesar Rp 10 miliar itu khusus untuk pembuatan ruang isolasi di RSUD R Syamsudin SH," kata Fahmi.
Baca juga: NasDem: Penanganan Covid-19 di Temanggung Belum Efektif
Hingga Jumat (10/4), jumlah pasien positif covid-19 di Kota Sukabumi bertambah lagi dua orang. Hasil tracing yang dilakukan Gugus Tugas Covid-19 Kota Sukabumi, kedua pasien berkaitan dengan salah satu institusi negara, yang sebelumnya dilaporkan 300 kasus positif.
Dua orang pasien diketahui positif covid-19, setelah dilakukan pemeriksaan swab terhadap 16 orang. Dari jumlah itu, yang sudah keluar hasil pemeriksaan swab-nya sebanyak empat orang. Dengan bertambahnya dua orang pasien, maka jumlah kasus positif covid-19 di Kota Sukabumi menjadi tiga orang.(OL-11)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved