Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Jumlah pemudik warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang kembali ke masing-masing kampung halaman masing-masing selama mewabahnya covid-19 terdata sebanyak 13 ribu. Data tersebut diperoleh berdasarkan laporan berjenjang dari hasil pemeriksaan di setiap perbatasan dan disampaikan hingga ke tingkat RT dan RW.
Pelaksana Tugas Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengaku khawatir terjadinya eksodus warga Cianjur dari luar daerah akan membawa virus covid-19. Padahal, di sisi lain, sejauh ini Kabupaten Cianjur masih berada pada zona hijau.
"Sampai saat ini pemudik dari luar Kabupaten Cianjur by name by address dari tiap RT, RW, desa dan kelurahan, serta kecamatan tercatat hampir mencapai lebih kurang 13 ribu orang. Ini yang kami khawatirkan," tutur Herman, Selasa (7/4).
Kondisi tersebut tentu membuat Pemkab Cianjur bersama Gugus Tugas Penanganan Covid-19 harus bertindak lebih tegas lagi. Terutama penjagaan di setiap pintu-pintu masuk di perbatasan.
"Saat ini kami sudah membentuk tim yang berjaga di pos-pos di perbatasan," terang Herman.
Posko-posko tersebut berada di:
- Ciloto yang berbatasan dengan Puncak Kabupaten Bogor,
- Cikalongkulon yang berbatasan dengan Kabupaten Purwakarta dan dengan Jonggol Kabupaten Bogor,
- Gekbrong yang berbatasan dengan Kabupaten Sukabumi,
- Naringgul yang berbatasan dengan Kabupaten Bandung,
- Haurwangi yang berbatasan dengan Kabupaten Bandung,
- di kawasan pesisir pantai selatan yang berbatasan dengan Kabupaten Sukabumi dan
Kabupaten Garut.
Baca juga: Pemerintah Siapkan Peraturan Larangan Mudik
"Ada sebanyak lebih kurang 100 orang personel gabungan yang dikerahkan di setiap titik-titik perbatasan. Saat ini mereka sedang bertugas di lapangan," ucapnya.
Meskipun saat ini Kabupaten Cianjur masih berada pada zona hijau, kata Herman, tetapi tak dimungkiri bisa saja jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) terus bertambah seandainya tak diawasi dari wilayah perbatasan.
"Kata kuncinya, kita harus membatasi orang yang masuk ke wilayah Cianjur. Data orang yang masuk kemudian kita sampaikan ke kecamatan, kemudian ke desa, hingga RT dan RW. Ini agar ada pemantauan dan pengawasan ke yang
bersangkutan. Mereka harus mengisolasi diri selama 14 hari," tandasnya.
Dari 800-an lokal, sebanyak 300 harus dibangun ruang kelas baru. Rata-rata berada di wilayah utara.
Tahun ini penerimaan pajak reklame ditargetkan sebesar Rp3,4 miliar. Hingga Triwulan I, realisasi penerimaannya sudah mencapai Rp1,5 miliar.
PASANGAN suami istri yang merupakan pemudik dari Bogor, Jawa Barat, mengalami insiden memilukan. Keduanya terbawa hanyut arus deras di saluran drainase Cianjur.
Dengan anggaran sebesar itu, tingkat kemantapan jalan ditargetkan bisa meningkat hingga 82%.
Terjadi tanah longsor di 17 titik yang kemungkinan bertambah, terputusnya jalan penghubung antara Kampung Hegarwangi dan Kampung Tipar di Kampung Datar Jeruk.
RUMAH di Kampung pasekon RT 03/17 Desa/Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami kebakaran pada Sabtu (28/3). Kobaran api yang diduga berasal dari ledakan tabung gas.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved