Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mengucurkan anggaran Rp1,4 triliun untuk menangani dampak covid-19.
Di Jateng, kasus orang yang terinfeksi virus covid-19 terus bertambah. Hingga kini Dinas Kesehatan Jateng melaporkan ada 357 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP), 63 orang positif covid-19 dan 54 orang dirawat. Sebanyak 7 orang meninggal dan 2 orang sembuh. Sementara itu jumlah orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 7.028 orang
yang menyebar merata di 35 kabupaten/kota.
"Pasien positif korona dan PDP dirawat di 61 rumah sakit rujukan. Namun, jumlah pasien positif covid-19 terbanyak ada di RSUP dr Kariadi Semarang, yakni 25 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo.
Baca juga: Sebaran Korona di Jateng Merata, Warga Diminta Patuhi Pemerintah
Covid-19 tidak hanya berdampak pada kesehatan, tapi juga pada sosial dan ekonomi. Pasalnya beberapa daerah mulai memberlakukan karantina wilayah dan pembatasan pergerakan warga di beberapa daerah.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan telah menyiapkan anggaran sebagai dampak pandemi respons, tapi masih menunggu keputusan DPRD Jateng.
"Kita telah hitung semua kebutuhan anggaran pandemi respons. Minimal harus tersedia Rp1,4 triliun," kata Ganjar.
Anggaran sebesar itu, demikian Ganjar, diperuntukkan sebagai jaring pengaman sosial dan jaring pengaman ekonomi, baik bersifat langsung dikonsumsi seperti bantuan sembako untuk masyarakat miskin maupun tidak langsung, yakni pemberdayaan dengan diajak bekerja.
Pemprov Jateng, ujar Ganjar, akan menjamin biaya kesehatan 1,8 juta orang yang belum masuk data masyarakat miskin karena mereka belum mendapat bantuan program keluarga harapan (PKH), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan kelompok risiko rentan. "Dana akan diberikan untuk tiga bulan sebagai jaminan kelangsungan hidup warga selama pandemi," imbuhnya.
Anggaran tersebut, lanjut Ganjar, masih dapat ditambah lagi. "Dananya berasal dari back up kabupaten/kota di Jateng karena penggeseran anggaran di daerah untuk pandemi respons ini cukup besar yang berasal dari dana alokasi khusus
(DAK)," lanjutnya.
Bupati Blora Djoko Nugroho mengatakan pihaknya akan melakukan penggeseran anggaran cukup besar. "Potensi anggaran berasal dari DAK Blora mencapai Rp16 miliar dan telah siap dilakukan," katanya.
Hal serupa juga di Pemerintah Kabupaten Jepara. Realokasi anggaran di daerah itu dapat mencapai Rp32 miliar. "Ada beberapa pos anggaran Jepara yang dapat direalokasi. Selain Rp2 miliar biaya tak terduga juga ada perjalanan dinas Rp46,7 miliar yang dapat dipangkas 30% atau sekitar Rp14 miliar," kata Koordinator Fitra Jateng di Jepara Mayadina Rahma. (OL-14)
Realisasi belanja negara hingga akhir November 2025 masih berada di bawah target yang ditetapkan.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan ketersediaan dana untuk penanganan bencana setelah melakukan penyisiran anggaran negara yang mencapai Rp60 triliun.
Pakar UGM Zaenur Rohman mengatakan, pemerintah mesti lebih dulu memastikan kelayakan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya sebelum akhirnya dieksekusi.
Sebelumnya pada Senin, Presiden Donald Trump mengatakan kegagalan pemungutan suara lainnya dapat memicu PHK di kalangan pegawai federal.
mendesak agar Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dibubarkan karena dianggap tidak memiliki fungsi yang jelas dan manfaat yang dirasakan masyarakat
Anggota DPR RI Rio Alexander Jeremia Dondokambey, mengingatkan pemerintah agar setiap anggaran negara dikelola secara transparan, akuntabel, dan melalui pembahasan bersama DPR.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved