Minggu 22 Maret 2020, 12:55 WIB

Sebaran Korona di Jateng Merata, Warga Diminta Patuhi Pemerintah

Akhmad SafuanĀ  | Nusantara
Sebaran Korona di Jateng Merata, Warga Diminta Patuhi Pemerintah

MI?Akhmad Safuan
Wakil Bupati Rembang Bayu Ardiyanto memimpin penyemprotan disenfektan di Gereja Santo Paulus Rembang untuk menekan penyebaran covid-19

 

KASUS penyebaran vurus korona di Jawa Tengah merata di seluruh daerah di Jawa Tengah, jumlah ODP, PDP dan positif Covid-19 bertambah, pencegahan terus dibumikan dengan penyemprotan disinfektan di seluruh kabupaten/kota.

Pemantauan Media Indonesia Minggu (22/3) mewabahnya virus korona semakin membuat kekhawatiran, 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah jerahkan kekuatan yang ada baik petugas dari pemerintah hingga swasta lakukan penyemprotan disinfektan untuk membumikan pencegahan penyebaran covid-19 tersebut.

Tidak tanggung-tanggung para kepala daerah terlihat langsung turun ke memimpin upaya penyemprotan untuk membumikan pencegahan korona agar tidak semakin meluas seperti Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Wakil Bupati
Rembang Bayu Ardiyanto, Bupati Pati Haryanto dan para kepala daerah lainnya.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan setiap hari diturunkan tim atau regu untuk melakuhan penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus korona, baik itu di tempat umum, perkantoran, kendaraan umum hingga ke rumah-rumah warga. "Setiap hari jumlah ODP dan PDP terus bertambah hingga 30%, maka kita libatkan semua kekuatan untuk mencegah dan menekan korona," katanya.

Ruang isolasi di rumah sakit rujukan di srluruh daerah di Jawa Tengah juga mulai penuh, hingga di beberapa RSUD bahksn RSUP dr Kariadi Semarang menambah ruang isolasi dan perawatan pasien dalam pengawasan (PDP) yang
kian meningkat. "Kita punya ruang isolasi 14 ruang perawat, 2 ruang ICU dan 2 ruang UGD, semuanya penuh,"kata Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUP dr Kariadi Semarang Nurdopo Baskoro.

Agar semakin menekan penyebaran vurus korona ini, ribuan orang terutama maduk dalam daftar orang dalam pemantauan (ODP) memilih untuk mengisolasisecara mandiri, meskipun setiap hari jumlahnya terus bertambah.

Jumlah ODP di Jawa Tengah telah mencapai 2.391 orang, PDP sebanyak 138 orang dan positif korona 14 orang yakni 11 dirawat terdiri 3 di RS Dr Moewardi Solo, 3 di RS  dr Kariadi Semarang, 1 di RS Tidar Magelang, 2 di Rumah Sakit Wongso Negoro Semarang, 1 di RSUD Kraton Pekalongan dan 1 di RS Margono Purwokerto serta 3 meninggal dunia.

Berdasarkan situs resmi corona Pemprov Jateng virus korona telah menyebar di 35 daerah yakni Wonogiri 11 ODP & 4 PDP, Karanganyar 32 ODP, dua PDP, Sukoharjo 26 ODP, Klaten 42 ODP, enam PDP, Kota Solo lima ODP, lima PDP, lima positif, Boyolali lima ODP, Sragen 222 ODP, dua PDP, Grobogan enam PDP, Blora 129
ODP, satu PDP, Rembang 21 ODP, Pati 18 ODP, Kudus 21 ODP, dua PDP, Jepara tiga ODP, Demak satu ODP, Kota Semarang 606 ODP, 28 PDP dan 6 positif dan Kabupaten Semarang empat ODP.

Selain itu Salatiga 70 ODP, lima PDP, Magelang 55 ODP, satu positif, Kota Magelang 17 ODP, 10 PDP, Purworejo 52 ODP, satu PDP, Kebumen 16 ODP, lima PDP,  Wonosobo 18 ODP, dua PDP, Temanggunng 414 ODP , tiga PDP, Kendal 63 ODP, empat PDP, Batang delapan ODP, Banjarnegara 28 ODP, satu PDP, Kota Pekalongan 31 ODP, dua
PDP, Pekalongan dua ODP, Pemalang 14 ODP, Purbalingga 56 ODP, enam PDP, Banyumas 153 ODP, 12 PDP, Cilacap 12 ODP,empat PDP, Tegal 24 ODP, tiga PDP,  Kota Tegal 20 ODP, sembilan PDP dan Brebes 11 ODP, tiga PDP.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengatakan jumlah terdampak virus korona terus meningkat, sehingga terus dilakukan bervagai upaya pencegahan dan penekanan agar covid-19 ini tidak ada lagi, meskipun
hal itu cukup berat dan melibatkan seluruh kekuatan yang ada termasuk kesadaran warga.

Setidaknya hingga saat ini, demikuan Yuluanto, terdapat 5 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang masuk zona merah Covid-19 yaknj Kota Semarang, Kota  Surakarta,  Kabupaten Magelang, Kabupaten Banyumas dan Kota Pekalongan
karena daerah itu terdapat pasien positif virus corona. (OL-13)

Baca Juga: Masuk ke Bener Meriah Wajib Diperiksa Suhu Tubuhnya

Baca Juga

MI/ Indriyani Astuti

Hari Ini Yogya Gelar Rapid Test

👤Ant 🕔Minggu 29 Maret 2020, 00:31 WIB
"Diutamakan tenaga kesehatan yang merawat PDP serta kerabat dan warga yang intens kontak dengan PDP," kata...
Antara

Pasien Positif Korona di Sukabumi mulai Membaik

👤Henri Siagian 🕔Sabtu 28 Maret 2020, 22:32 WIB
Dari 728 orang dalam pemantauan (ODP), 32 orang sudah selesai...
Antara

PDP di Jambi Berkurang Drastis

👤Solmi 🕔Sabtu 28 Maret 2020, 21:51 WIB
Johansyah menjelaskan, berkurangnya jumlah PDP, lantaran 14 PDP dinyatakan negatif covid-19 berdasarkan pemeriksaan medis dan uji...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya