Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten sudah ditetapkan sebagai pusat rujukan pasien covid-19. Oleh karena itu, semuanya yang berhubungan dengan covid-19 harus sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
Terkait dengan pelayanan di RSUD Banten, termasuk di dalamnya tenaga medis dan paramedis, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dr. Ati Pramudji Hastuti menyebut bahwa sebelumnya akan dilakukan konsep karantina. "Artinya pada tenaga medis dan paramedis berlaku 2 minggu tugas jaga, 2 minggu karantina," ujar Ati.
Namun, menurutnya, ada 'mazhab' yang menyebutkan bahwa ketika zona sudah dipisahkan, yaitu satu zona infeksius dengan zona non infeksius, maka tidak perlu melakukan karantina selama 2 bulan pun itu masih aman. Apalagi bila selama melaksanakan tugasnya, para tenaga medis menggunakan APD secara lengkap.
Hanya saja, karena ada beberapa petugas yang ingin dikarantina atau tidak pulang ke rumah mereka, maka pihaknya menyediakan karantina atau ruangan untuk melakukan isolasi sendiri, yaitu di Pendopo Lama. Ruang ini telah dilengkapi tempat tidur, AC, dan lain sebagainya.
Baca juga: Di Banten, Prioritas Rapid Test untuk Pasien
"Sejak RSUD Banten dijadikan pusat rujukan covid-19, kami tidak sembarangan. Beberapa kali kami lakukan rapat dengan Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Persatuan Rumah Sakit, beberapa perhimpunan dokter spesialis, dan juga dengan Kementerian Kesehatan. Dari sisi keamanan dan sebagainya sudah sesuai dengan SOP yang ada," ujar Ati.
Untuk kasus di RSUD Banten per hari ini, Ati menyebut pihaknya menerima sebanyak 14 pasien. "Satu pasien telah dinyatakan positif covid-19 dari RS sebelumnya," katanya.
Karena RSUD Banten merupakan pusat rujukan, sambung Ati, maka pasien yang diterima harus pasien RS dan dikhususkan untuk pasien rawat inap. Jadi, RS ini tidak menerima pasien rawat jalan.
"Kenapa? Agar 250 bed yang ada di kami itu benar-benar optimal efektif untuk orang-orang yang membutuhkan pelayanan. Ini sudah banyak waiting list dari RS yang ingin pindah, tapi kan ada proses yang harus sesuai SOP. Kami sudah sampaikan caranya, agar dari sisi keamanan dan keselamatan itu terjamin, baik pasien maupun tenaga kesehatan," pungkasnya. (OL-14)
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan program Sekolah Gratis menjadi prioritas utama. Lebih dari 60 ribu siswa di 801 sekolah swasta telah merasakan manfaatnya.
Pada tahun 2025, RPJMD Provinsi Banten menetapkan delapan target dari sembilan indikator makro.
Diduga karena kurangnya kehati-hatian pengemudi, bus hilang kendali dan menabrak bagian belakang truk yang berada tepat di depannya.
Puncak HPN 2026 di Banten menegaskan pentingnya peran pers sebagai penjaga kualitas informasi di era digital dan AI.
Ketua BAZNAS Kota Tangsel Mohamad Subhan mengutarakan sinergi antar-lembaga zakat menjadi kunci dalam menggali potensi zakat secara optimal, khususnya di Provinsi Banten.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved