Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur, meluncurkan aplikasi pendeteksi korona, Sabtu (21/3). Warga Kota Malang bisa mengecek status kesehatan secara mandiri dengan mengisi pertanyaan sederhana tentu didahului memasukkan data diri.
Keberadaan aplikasi ini untuk mengetahui setiap warga berisiko terpapar coronavirus disease 19 (covid-19). Dengan inovasi ini pula sekaligus membangun databased. Tujuannya guna mengurangi pernyebaran dan memudahkan dalam tracking sebaran orang berisiko terpapar covid-19.
Aplikasi tersebut juga menampilkan info grafis tentang informasi seputar covid-19 di Kota Malang. Informasi rumah sakit rujukan di Kota Malang juga tersedia secara lengkap, yaitu Rumah Sakit Saiful Anwar Malang, RST Soepraoen, RS Lavalette dan RS Panti Waloeyo (RKZ).
Sejak diluncurkan pagi ini sampai pukul 13.00 WIB, sebanyak 1.860 warga sudah mengisi, 101 warga berisiko covid-19 dan 1.052 warga yang sehat.
Dalam rilis Humas Pemkot Malang, Walikota Malang Sutiaji mengungkapkan aplikasi ini dibangun oleh anak muda yang terampil, kreatif dan inovatif. Mereka tergabung dalam Komunitas Pengembang Aplikasi.
"Ini kita kembangkan (develop) sebagai salah satu upaya pencegahan terhadap penyebaran virus covid-19 melalui adanya keakuratan data terhadap kondisi masyarakat," tegasnya.
Untuk itu, lanjutnya, Tim Percepatan Pembangunan dari unsur akademisi diminta memanfaatkan teknologi informasi guna menunjang ketersediaan data yang diperoleh secara cepat dan akurat.
Di aplikasi coronadetektor.malangkota.go.id memiliki fungsi mengecek kondisi kesehatan masyarakat. Selain itu memantau sebaran masyarakat yang berisiko tertular virus Corona.
"Saya persilahkan warga untuk memanfaatkannya, karena ini akan jadi metode penampisan secara efektif, sekaligus kita secara bersama dapat memonitor kondisi Kota Malang secara menyeluruh. Tentu kejujuran dan akurasi pengisian data menjadi kata kuncinya. Kita harus Gotong Royong melawan Corona," katanya.
Sebelumnya, Pemkot Malang meluncurkan inovasi Sikat Corona (SiCo). Alat yang didesain khusus itu berfungsi mensterilkan orang dengan cairan disinfektan. Alat akan menyemprotkan cairan disinfektan sekaligus mematikan atau mengantisipasi bakteri di bilik screening.
Inovasi SiCo ini dibuat oleh Tim Percepatan Pembangunan yang dimotori Profesor Mohammad Bisri atas permintaan Walikota Malang Sutiaji. Lalu, akademisi Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) membuat alat yang manfaatnya untuk menangkal bakteri di perkantoran dan ruang publik tersebut. Alat itu secara efektif digunakan pada 20 Maret 2020.
Cara kerja SiCo ialah menyemprotkan kabut atau uap disinfektan ke tubuh manusia. Alat ini kerangkanya di produksi oleh mahasiswa FT UB, adapun cairannya disiapkan Dinas Kesehatan.
"Dengan spirit semua pihak gotong royong gerak cepat, maka minggu ini kita produksi 50 unit, dan ditahap awal akan dipasang 20 unit di titik-titik keramaian dan pelayanan di Kota Malang," tuturnya.(OL-2)
Penambahan fitur di Strava ini merupakan bentuk respons langsung terhadap tingginya minat serta permintaan dari komunitas pengguna terhadap kelima aktivitas fisik tersebut.
Sebuah studi terhadap siswa di Indonesia mengungkapkan bahwa 75% responden merasa lebih termotivasi saat belajar melalui pendekatan gamifikasi.
Momentum Ramadan merupakan periode paling krusial bagi industri aplikasi gaya hidup Muslim.
Apple resmi merilis iOS 26.2.1. Cek apakah iPhone 13, 14, atau SE Anda masih kebagian update fitur AirTag 2 ini. Berikut daftar lengkap kompatibilitasnya.
Apple merilis iOS 26.2.1 dengan fokus utama dukungan AirTag 2 dan perbaikan bug aplikasi Wallet. Simak rincian lengkap pembaruannya di sini.
Bagi pengguna iPhone yang belum sempat melakukan update ke versi 26.2, pembaruan ini akan digabungkan (bundled) sehingga Anda langsung mendapatkan seluruh fitur baru.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved