Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Harga beberapa kebutuhan pokok mulai naik. Lonjakan harga tidak hanya terjadi pada gula pasir yang mencapai Rp17.000 hingga Rp19.000 per kilogram (kg), tapi juga terjadi pada harga sembako lainnya. Bahkan pembelian gula pasir dibatasi.
Pemantauan Media Indonesia pada Senin (9/3), harga berbagai kebutuhan terutama sembako, yaitu beras, gula, telur, dan minyak goreng juga merangkak naik. Sementara ketersediaan sembako, baik di pedagang eceran maupun distributor masih cukup.
Di beberapa pasar tradisional di pantura, yaitu Pasar Wiradesa (Pekalongan), Weleri (Kendal), Paaar Johar dan Bulu (Semarang, Pasar Sayung (Demak) serta Pasar Kliwon (Kudus) harga beras baik kelas medium rata-rata meningkat Rp1.000-Rp2.500 per kg. Jika sebelumnya berkisar Rp10.000-Rp11.500/kg, naik menjadi Rp11.000-Rp12.500/kg.
Demikian juga harga telur ayam. Sebelumnya Rp24.000 menjadi Rp26.000/kg, kacang tanah dari Rp25.000 menjadi Rp27.000/kg, dan minyak goreng curah Rp11.000/kg menjadi Rp13.000/kg.
Kenaikan harga sembako ini cukup mengejutkan. Bahkan gula pasir yang sebelumnya hanya Rp12.000/kg melonjak jadi Rp17.000-Rp19.000/kg. Bahkan di beberapa toko modern stok-nya kosong dan di toko klontong terjadi pembatasan pembelian.
"Biasanya saya beli sekitar 5 kilogram gula pasir per hari, tapi sekarang toko hanya bisa jual 2 kilogram per orang," kata Rira, 45, pengusaha kue di Telogosari, Semarang.
Sumarno, pengecer sembako di Semarang mengatakan pihaknya terpaksa melakukan pembatasan pembeliankhusus untuk gula pasir karena stok barang dari distributor juga dibatasi. "Biasanya sehari mendapat lima sak, tapi kini hanya diberi jatah dua sak berbobot 50 kilogram per sak," paparnya.
baca juga: Program Sembako Diharapkan Kerek Ekonomi Daerah
Pedagang sembako di Pasar Sayung, Demak, Sunarti, 49, mengatakan bahwa harga sembalo rata-rata naik Rp1.000-Rp2.500 per kilogram. "Stok gula tersedia tetapi harganya sudah naik dari tingkat distributor. Jadi, kami terpaksa juga menaikkan harga jualnya naik karena dari sananya juga sudah naik," paparnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah Muhammad Arif Sambodo mengatakan naiknya harga gula pasir hingga saat ini terjadi karena keterlambatan giling tebu dan menunggu datangnya pasokan impor gula pasir.
Menurut Kementerian Pertanian adanya keterlambatan giling tebu, lanjut Arif, karena musim kering yang terlalu panjang tahun lalu penjadi penyebabnya. "Harga gula pasir meningkat karena keterlambatan giling tebu itu dan masih menunggu pasokan impor gula pasir yang datang," ujar Arif.
Oleh karena itu, Disprindag Jateng hingga saat ini masih menunggu pasokan impor gula pasir yang akan datang sekitar pertengahan bulan Maret mendatang. "Jika gula sudah masuk nanti harga dipastikan kembali pulih karena stok banyak," tegasnya. (OL-14)
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
DI tengah klaim Presiden Prabowo Subianto tentang swasembada beras, harga beras premium di sejumlah pasar tradisional di Priangan Timur justru merangkak naik.
MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan Indonesia hampir dipastikan dapat melakukan ekspor beras tahun ini.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan bahwa surplus beras nasional melonjak signifikan hingga 243,2% dalam kurun empat tahun terakhir.
Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan PP Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Aulia Furqon, menyampaikan apresiasi atas capaian swasembada beras 2025.
KEBERHASILAN swasembada pangan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, merupakan kerja seluruh petani Lamongan.
MENTERI Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan mengatakan bahwa pemerintah menargetkan peningkatan stok cadangan beras pemerintah (CBP) hingga 2029 di angka 4 juta ton.
Aceh menjadi wilayah dengan prioritas tertinggi karena tingkat dampak bencana yang berat serta sejumlah daerah yang aksesnya sempat terputus.
MEMASUKI 2026 pemerintahan Kabinet Merah Putih terlihat sedang euforia merayakan pencapaian swasembada beras 2025.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Sebanyak 1,5 juta ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan disalurkan untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Di sisi distribusi, Bulog telah menyalurkan vantuan pangan sebesar 708 ribu ton sebagai perlindungan sosial bagi masyarakat rentan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved