Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
SUMATRA Barat (Sumbar) kelebihan daya 130 MW sebuah peluang tarik investor industri skala besar.
General Manager PLN Wilayah Sumatra Barat Bambang Dwiyanto mengatakan beban daya puncak Sumbar saat ini mencapai 590 MW, sedangkan kapasitas yang ada 720 MW.
Menurut Bambang, surplusnya daya listrik di Sumbar karena ada beberapa pembangkit energi terbarukan yang sudah mulai beroperasi mulai dari Pembangkit Listrik Geothermal di Solok Selatan hingga beberapa Pembangkit Listrik Mikrohidro seperti PLTM Hidro Sako 1 di Tapan,
Kabupaten Pesisir Selatan.
"Kondisi ini berbeda dengan enam tahun lalu yang masih kekurangan daya listrik," imbuh Bambang, Kamis (27/2).
Ia mengatakan, adanya kelebihan ini dipastikan tidak ada lagi pemadaman rutin bergilir akibat kekurangan daya.
"Lain halnya kalau ada gangguan alam," kata Bambang.
Bambang mengungkapkan, dengan kondisi ini potensial bagi para pemodal untuk berinvestasi di Sumbar karena listrik tersedia dan mencukupi.
"Kelebihan daya hingga 130 mega watt dapat digunakan sebagai cadangan dan juga memenuhi kebutuhan investor yang berinvestasi," ujarnya.
Ia mengatakan secara teknis jika cadangan terlalu besar juga memakan biaya yang besar kendati saat ini sudah ada interkoneksi di Sumatra. (OL-2)
ULP Siantar Kota melayani sistem kelistrikan dan pelayanan pelanggan seputaran Kota Pematangsiantar dan sebagian wilayah Kabupaten Simalungun.
Fokus utamanya adalah penambahan kapasitas pembangkit listrik hingga 100 gigawatt, di mana 75% di antaranya ditargetkan berasal dari Energi Baru Terbarukan (EBT).
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Kondisi lingkungan yang lembap dan air yang menggenang dapat menjadi media penghantar arus listrik dari instalasi yang tidak terlindungi.
Peristiwa tragis ini terjadi saat keduanya berada di dalam rumah ketika air sungai tiba-tiba meluap dan masuk ke pemukiman dengan cepat.
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved