Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAKAN penghijauan sudah merasuk di kalangan warga dan pebisnis. Tidak mau diam saat lahan mangrove di Tukad Mati, Kota Denpasar, Bali, terancam kerusakan, PT Mo-wilex Indonesia menyumbangkan 5.000 bibit mangrove.
"Kami membantu Kelompok Nelayan Prapat Agung Mengening Patasari untuk merehabilitasi daerah aliran Sungai Tukad Mati yang rusak dan gundul. Ini juga menjadi rangkaian program menjelang HUT ke-50 Mowilex," ujar CEO Mowilex, Niko Safavi, kemarin.
Mowilex merupakan perusahaan pelopor dalam pengembangan praktik ramah lingkungan. Perusahaan ini merupakan produsen cat berbasis air pertama di Indonesia. Mereka juga menjadi perusahaan cat Indonesia pertama yang memiliki serti-fikat CarbonNeutral.
Mewakili Kelompok Nela-yan Prapat Agung, I Nyoman Sukra mengaku ia dan ke-lompoknya memiliki mimpi untuk mengembangkan ekowisata di Tukad Mati. "Modalnya kontribusi 5.000-an pohon sumbangan dari Mowilex ini." Penanaman pohon juga jadi pilihan Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II untuk mencegah erosi dan sedimentasi di Bendung-an Tilong, di wilayah Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. "Setiap tahun, sedimentasi ke ben-dungan yang dioperasikan sejak 1998 ini terus bertambah banyak. Padahal, fungsi jembatan ini sangat vital untuk air baku dan pengairan sawah," ujar Kepala Satker Bendungan Tilong, Bernadeta Tea.
Di Sumatra Selatan, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex bertekad mengelola sumber daya alam secara optimal dan bertanggung jawab. "Untuk itu, kami memperhatikan kelestarian lingkungan." (OL/PO/DW/AD/DY/N-2)
Berbeda dengan aksi penanaman biasa, program ini mencakup pendampingan nursery (pembibitan) bagi masyarakat lokal.
Kementerian Kehutanan terus memperkuat rehabilitasi ekosistem mangrove di kawasan pesisir melalui Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR).
Direktorat Rehabilitasi Mangrove memperkuat upaya membangun ketahanan kawasan pesisir melalui pelibatan generasi muda lewat program Mangrove Goes To School (MGTS).
Dari perairan yang sempat minim kehidupan, terumbu karang kini kembali berwarna dan mangrove tumbuh semakin kokoh di pesisir Desa One Ete dan Pulau Bapa, Kabupaten Morowali. Rehabilitasi
Program ini bertujuan untuk mendorong kepedulian dan aksi nyata terhadap lingkungan agar tercipta masa depan yang lebih sehat, berkelanjutan, dan layak bagi generasi mendatang.
Para peserta Mangrove Impact Fellowship tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat langsung aplikasi teknologi dalam konservasi melalui peluncuran Platform Mandara milik KLHK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved