Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Perairan Polda Nusa Tenggara Timur melalui personel unit pelaksana Polisi Perairan yang ada di Sikka menanam 1.000 anakan bakau di pesisir pantai yang ada di Desa Darat Pantai, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (22/02/20).
Penanaman anakan bakau ini melibatkan warga Desa Darat Pantai, siswa-siswi tingkat SD dan SMP, anggota Kodim 1603 Sikka, Polres Sikka serta dari instansi Kecamatan Talibura.
Direktur Polairud Polda NTT, AKBP Andreas Heri Susi Darto, S.I.K melalui Komandan KP.P Sukur 3007, Brigpol I Putu Sulatra mengatakan,
penanaman anakan bakau sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap penghijauan yang ada di pantai dalam rangka penguatan ekonomi pesisir.
"Ada 1.000 bibit anakan pohon bakau yang ditanam di pesisir pantai yang melibatkan seluruh elemen yang ada di Sikka," ujarnya.
Dia mengatakan, penanaman bibit pohon bakau ini bagian dari antasipasi Desa Darat Pantai dari terjangan tsunami. Mengingat, wilayah Kabupaten Sikka pernah diterjang tsunami pada 1992.
Dikatakan Putu, melindungi warga yang ada di pesisir pantai dari tsunami bukan menerapkan teknologi, melainkan keberadaan pohon bakau di
sepanjang pantai. Ia menyakini gelombang tsunami tidak sampai memunculkan korban.
Dikatakannya, penanaman anak bakau melibatkan siswa SD dan SMP guna mengenalkan secara dini manfaat pohon bakau. Bakau juga untuk mencegah abrasi apalagi Sikka pernah dilanda bencana sunami.
"Pertahanan alam terbaik dari gulungan ombak dan tsunami adalah dengan pohon bakau ini," papar Putu.
Disampaikan Putu, bibit pohon bakau ini diambil dari anakan bakau yang tumbuh di sekitar pantai ini. Kemudian, ditanam di tempat yang masih kosong sehingga semua pesisir pantai ada pohon bakau.
Selain itu, ia mengatakan, di samping melindungi pantai dari bencana tsunami, ternyata ekosistem pohon bakau ini juga menyediakan sumber kehidupan bagi masyarakat, khususnya sumber daya perikanan.
"Banyak ekosistem laut yang hidup dan berkembang biak di pohon bakau ini. Salah satu contohnya kepiting bakau," jelas dia. (PT/OL-10)
Berbeda dengan aksi penanaman biasa, program ini mencakup pendampingan nursery (pembibitan) bagi masyarakat lokal.
Kementerian Kehutanan terus memperkuat rehabilitasi ekosistem mangrove di kawasan pesisir melalui Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR).
Direktorat Rehabilitasi Mangrove memperkuat upaya membangun ketahanan kawasan pesisir melalui pelibatan generasi muda lewat program Mangrove Goes To School (MGTS).
Dari perairan yang sempat minim kehidupan, terumbu karang kini kembali berwarna dan mangrove tumbuh semakin kokoh di pesisir Desa One Ete dan Pulau Bapa, Kabupaten Morowali. Rehabilitasi
Program ini bertujuan untuk mendorong kepedulian dan aksi nyata terhadap lingkungan agar tercipta masa depan yang lebih sehat, berkelanjutan, dan layak bagi generasi mendatang.
Para peserta Mangrove Impact Fellowship tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat langsung aplikasi teknologi dalam konservasi melalui peluncuran Platform Mandara milik KLHK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved