Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DANA Desa (DD) banyak disorot masyarakat karena kerap diselewengkan Kepala Desa (Kades). Karenanya, perlu selalu diingatkan agar para kades berhati-hati dalam mengelola DD.
Peringatan soal pengelolaan DD agar berhati-hati dan trasfaran tersebut disampaikan Bupati Brebes Jawa Tengah, Idza Priyanti saat melantik para Kades hasil Pilkades Serentak 2019, di Lapangan Asri Bumiayu, Kabupaten Brebes, Senin (17/2).
"Transparansi pengelolaan dana desa sebagai poin penting. Jangan sampai salah kelola yang bisa berimbas sampai diproses hukum terkait pengelolaan keuangan dan aset desa," ujar Idza.
Idza mencontohkan, transparansi yang dimaksud adalah dengan terbuka menyusun penggunaan DD kepada masyarakat. Bentuknya bisa dalam papan informasi penggunaan yang terpampang di Balai Desa.
Baca juga: Polres Pati Temukan Tempat Prostitusi Memanfaatkan Rumah Warga
"Masyarakat banyak mengeluh tentang transparansi DD. Seperti tidak adanya papan proyek atau pengelolaan dana desa yang terpampang," ucap bupati.
Adapun Kades yang dilantik sebanyak 36 orang berasal dari Kecamatan Salem, Bantarkawung, Paguyangan, Sirampog, Bumiayu dan Kecamatan Tonjong. Dari enam kecamatan tersebut, paling sedikit dari Kecamatan Sirampog hanya satu kepala desa saja.
Lebih lanjut Idza mengajak agar Kades yang terpilih segera beradaptasi dan membaur dengan seluruh unsur di desa. Karena bagaimanapun, dengan cepat beradaptasi segala program pembangunan pemerintah dapat dinikmati masyarakat desa.
"Segeralah beradaptasi dan merangkul seluruh unsur di desa. Keberhasilan pembangunan dari pusat, bergantung dengan kepala desa. Untuk itu, galilah potensi yang ada di masing-masing desa," ajak Idza.
Suasana pelantikan berlangsung hikmat meskipun ribuan pengunjung yang nota bene adalah para pendukung fanatik saat Pilkades berlangsung dulu. Pelantikan dan pengambilan sumpah diikuti secara serempak yang dilanjutkan dengan penyematan tanda jabatan dan petikan SK serta pemberian ucapan selamat. (OL-1)
Pemkab Brebes bergerak cepat menangani banjir bandang di Bumiayu dengan mengerahkan dua alat berat untuk sodetan sungai akibat cuaca ekstrem.
BANJIR bandang kembali menerjang Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sungai Keruh meluap dan mengakibatkan sedikitnya 11 rumah warga hilang terbawa banjir bandang.
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
Sebuah truk kontainer pengangkut peti kemas, terguling di Jalan Pantura Utama ruas Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Sabtu (10/01/26).
Hingga kini, akses tersebut belum dapat digunakan, sehingga warga setempat membuat jembatan darurat dari bambu untuk pejalan kaki dan sepeda motor.
Harga bawang merah di Brebes yang sebelumnya Rp25 ribu/kg, turun menjadi Rp20 ribu/kg. Sedangkan harga cabai yang semula Rp15 ribu turun menjadi Rp10 ribu.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Pati Sudewo selama 40 hari terkait kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa.
Pelaku diketahui memiliki utang yang menumpuk bahkan telah menggadaikan sepeda motor milik istrinya senilai Rp4 juta.
Pada periode tersebut, kata dia, suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 25-33 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara berkisar 62-95 persen.
Data Pemerintah Kabupaten Tegal menunjukkan timbulan sampah mencapai 670,38 ton per hari. Namun, sampah yang berhasil diolah baru sekitar 5,3 persen.
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
Citiasia Inc. meresmikan Citiasia Nexus Hub Central Java di Kota Semarang sebagai bagian dari strategi memperkuat orkestrasi pengembangan smart city di Jawa Tengah dan wilayah sekitarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved