Headline

Koruptor mestinya dihukum seberat-beratnya.

Fokus

Transisi lingkungan, transisi perilaku, dan transisi teknologi memudahkan orang berperilaku yang berisiko.

Sulteng Bisa Jadi Penyuplai Beras Terbesar ke Kalimantan

M Taufan SP Bustan
21/1/2020 17:50
Sulteng Bisa Jadi Penyuplai Beras Terbesar ke Kalimantan
Sulawesi Tengah memiliki potensi sebagai penyuplai beras terbesar ke Kalimantan.(MI/M Taufan SP Bustan)

LIMA kabupaten di Sulawesi Tengah, diharap bisa menjadi penyuplai beras terbesar untuk calon ibu kota baru di Pulau Kalimantan.   Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Trie Iriani Lamakampali mengatakan, dengan perpindahan ibu kota ke Kalimantan, tentu wilayah yang berdekatan dengan pulau tersebut harus mempersiapkan diri.

"Yah, termasuk Sulteng. Sejak dini sudah harus bersiap," terangnya kepada Media Indonesia di Palu, Selasa (21/1).  

Menurut Trie, lima kabupaten di Sulteng yakni Parigi Moutong, Banggai, Poso, Sigi, dan Tolitoli kedepan pasti bisa menjadi andalan untuk menyuplai beras ke Pulau Kalimantan.  Selain memiliki lahan persawahan yang luas,di lima kabupaten itu juga memiliki kualitas beras terbaik.  

"Dengan demikian berasnya bisa kita suplai ke Kalimantan. Nah, itu harapan kita menanggapi perpindahan ibu kota," ungkapnya.  

Trie menyebutkan, Parigi Moutong memiliki luas lahan persawahan sebesar 32,025 hektare, Banggai 26,768 hektare, Poso 21,134 hektare, Sigi 17,268 hektare, dan Tolitoli 14,664 hektare.  Dengan luasan seperti itu, tentu memiliki hasil panen yang besar di setiap tahunnya.  

"Kalau cuman untuk memenuhi kebutuhan Kalimantan kami pikir bisa. Makanya tinggal melihat seberapa banyak kebutuhan konsumen di sana," jelasnya.  

baca juga: Subsidi Elpiji 3 Kg Akan Dicabut, Pertamina Awasi Penimbunan

Trie menambahkan, bahwa tidak hanya beras yang bisa disuplai ke Kalimantan. Namun, tanaman holtikultura seperti cabai, sayur, dan buah-buahan juga berpotensi untuk dikirim.

"Selama ini juga kan cabai, sayur, dan buah-buahan petani kita sudah dijual ke Kalimantan. Nah, ketika ibu kota pindah kesana, tentu kebutuhannya akan tinggi. Itu juga harus kita siapkan," pungkasnya. (OL-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik