Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN rumah di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terendam banjir setinggi 40 sampai 80 sentimeter setelah daerah itu diguyur hujan selama beberapa jam.
Seorang warga setempat, Komarudin, di Indramayu, Kamis (9/1), mengatakan, rumah yang terendam banjir ada ratusan dengan ketinggian air bervariasi.
"Ketinggian air ada yang 40 cm, ada juga sampai 80 cm," katanya.
Dia mengatakan hujan dengan intensitas yang cukup lebat dan lama membuat air terus merendam ratusan rumah di Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu.
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu menyebutkan selain terjadi di Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol, banjir juga menerjang Desa Sumuradem.
Baca juga: Banjir di Gresik Meluas Transportasi Antar Kecamatan Lumpuh
Di desa itu, terdapat sekitar 500 rumah warga yang terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 80 cm.
Untuk itu, BPBD sudah mulai mengevakuasi warga yang rumahnya terdampak banjir ke balai desa setempat.
Wakil Kepala Kepolisian Resor Indramayu Kompol Nanang Suhendar mengatakan pihaknya bersama BPBD dan relawan lainnya sedang berupaya membantu warga mencari tempat yang lebih tinggi untuk tempat evakuasi.
"Kita evakuasi warga yang rumahnya terendam banjir dan masih terus kita lakukan," katanya. (Ant/OL-1)
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan dinilai lebih mudah beradaptasi saat harus kehilangan harta benda.
HINGGA malam hari ini Kota Denpasar dan Bali umumnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
Bantuan benih diberikan setelah sebanyak 1.031 petani yang terdampak banjir mengadu dan beraudiensi langsung ke Plt Bupati Asep Surya Atmaja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved