Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PENCARIAN korban bus Sriwijaya tujuan Bengkulu-Palembang yang jatuh di Liku Lematang Pagaralam, Sumatra Selatan dihentikan. Hal itu karena hingga hari ketujuh pencarian tidak lagi menemukan korban bus nahas tersebut. Tim evakuasi gabungan baik dari Basarnas, BPBD, Polri dan masyarakat resmi menutup operasi pencarian terhadap korban bus Sriwijaya yang jatuh pada 24 Desember 2019.
"Operasi pencarian korban resmi ditutup hari ini (hari ketujuh usai kecelakaan terjadi)," kata Kapolres Pagaralam Dolly Gumara, Senin (30/12/2019).
Ia menerangkan pihaknya menilai bus kecelakaan akibat sang sopir ugal-ugalan atau tidak sesuai standar mengemudikan kendaraan.
"Hingga hari ini jumlah korban yang kita temukan ada 48 orang. Rinciannya 35 korban meninggal dunia dan 13 orang selamat," kata dia.
Dikatakan Dolly, dari hasil penyelidikan awal diketahui kecelakaan akibat laju kendaraan terlalu tinggi. Bahkan akibat kecepatan tinggi bus lepas kendali dan terjun ke jurang.
"Untuk penyebab kecepatan tinggi, ini juga bisa jadi rem blong. Masih kita dalami bersama tim laboratorium di Polda Sumsel," kata Dolly.
Bahkan sebelum bus terjun ke jurang di Sungai Lematang, tercatat sudah dua kali bus menabrak kendaraan lain. Sopir juga dikenal ugal0ugalan karena sempat menabrak pengendara dari arah berlawanan.
"Sempat dua kali kecelakaan di Kapahiang dan Pendopo. Menurut saksi-saksi si sopir ini agak ugal-ugalan juga. Bahkan ditegur juga sama penumpang sebelum kejadian," katanya.
baca juga: Warga Palu Ramai-Ramai Turunkan Kelas BPJS Kesehatan
Untuk pemeriksaan lebih lanjut, kini ada beberapa bagian bus Sriwijaya yang dibawa ke laboratorium. Hal ini untuk memastikan lebih detail terkait kecelakaan beberapa waktu lalu.
"Perkara ini masih ditangani sama Polres dan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel. Untuk di lokasi hanya tinggal bangkai bus saja, itu tergantung pihak bus apakah dia mau ambil atau tidak," tandasnya. (OL-3)
Protes kaum Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem melawan undang-undang wajib militer berakhir tragis. Seorang remaja 18 tahun tewas setelah sebuah bus menabrak massa.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan akan memanggil pemilik bus Cahaya Trans B 7201 IV yang mengalami kecelakaan di exit Tol Krapyak, Semarang.
Perusahaan Otobus (PO) Cahaya Trans memutuskan menghentikan sementara seluruh operasional bus reguler antar kota antar provinsi mulai 26 Desember 2025.
"Ada satu meninggal dunia ketika dalam perawatan di RSUD Kalisari Batang yakni kernet bus bernama Sucipto (47), warga Ngromo RT 02 RW 08, Rejosari, Bancak, Kabupaten Semarang,"
Sopir bus Cahaya Trans jadi tersangka dalam kasus kecelakaan bus Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Kecelakaan maut bus Cahaya Trans di Tol Krapyak Semarang menewaskan 16 orang. Berikut kronologi, penyebab, dan hasil penyelidikan terbaru polisi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved