Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
USAI kecelakaan tunggal bus Sriwijaya yang terjadi pada Selasa (24/12) di liku Lematang Pagaralam, Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Istiono langsung mendatangi lokasi. Istiono juga melihat proses evakuasi serta kondisi korban di RS Besemah Pagaralam. Dari hasil pemeriksaan sementara, SIM pengemudi yang turut menjadi korban bus itu sudah mati sejak 2010. Sedangkan bus yang digunakan sudah berusia lebih dari 20 tahun. Adapun PO bus Sriwijaya telah lama beroperasi.
"Kami masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut," kata Istiono, Selasa (24/12/2019).
Kepada awak media, Istiono mengungkapkan turut berduka atas kejadian kecelakaan yang menewaskan 28 orang dan 13 orang luka-luka. Selain tu diduga ada 14 orang yang belum ditemukan.
"Kita masih dalami, terkait dengan penyebab kecelakan karena kejadiannya malam hari," lanjutnya.
Dari hasil di lapangan, Istiono menerangkan bahwa karakteristik jalan tersebut memang cukup berbahaya.
"Karakeristik jalanya naik dan turunan tajam. Jika berkendara di ikungan tajam, memang perlu konsentrasi yang cukup kuat bagi pengguna jalan disana. Kondisi kendaraannya harus prima, rem cukup pakem, pengemudi harus waspada juga di situ. Karena di situ tikungan-tikungan, naik, turunan tajam," kata Istiono.
Menurut dia, polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan dan pemeriksaan pun akan dilakukan hingga dua hari ke depan.
"Sudah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh tim. Nanti akan dianalisa secara lengkap. Saat ini masih dalam proses pengumpulan data," terangnya.
Selain itu, Istiono menyebut perlu adanya penambahan rambu peringatan di sekitar jalan raya Kota Pagaralam yang menjadi lokasi kecelakaan Bus Sriwijaya itu.
baca juga: Penjagaan Keamanan Natal di Subang Ketat
"Trek ini menurut saya terlalu tajam, perlu adanya papan pengumuman untuk drillnya, dan perlu adanya penerangan jalan, warning-warning juga perlu dipasang di lokasi," ujar Istiono.
Ia menuturkan petugas harus menambah tanda peringatan dan sejumlah langkah antisipasi untuk menghindari terulang kembali kecelakaan fatal. (OL-3)
Protes kaum Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem melawan undang-undang wajib militer berakhir tragis. Seorang remaja 18 tahun tewas setelah sebuah bus menabrak massa.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan akan memanggil pemilik bus Cahaya Trans B 7201 IV yang mengalami kecelakaan di exit Tol Krapyak, Semarang.
Perusahaan Otobus (PO) Cahaya Trans memutuskan menghentikan sementara seluruh operasional bus reguler antar kota antar provinsi mulai 26 Desember 2025.
"Ada satu meninggal dunia ketika dalam perawatan di RSUD Kalisari Batang yakni kernet bus bernama Sucipto (47), warga Ngromo RT 02 RW 08, Rejosari, Bancak, Kabupaten Semarang,"
Sopir bus Cahaya Trans jadi tersangka dalam kasus kecelakaan bus Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Kecelakaan maut bus Cahaya Trans di Tol Krapyak Semarang menewaskan 16 orang. Berikut kronologi, penyebab, dan hasil penyelidikan terbaru polisi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved