Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYAMBUT peringatan 15 tahun gempa dan tsunami di Aceh, digelar berbagai kegiatan. Salah satunya adalah santunan anak yatim. Panitia telah menyiapkan santunan untuk ratusan anak yatim korban tsunami.
"Santunan diberikan kepada mereka adalah anak yang kehilangan orang tuanya akibat tsunami meluluh lantakkan pesisir Aceh. Sekarang para yatim ini sudah berusia 25 tahun. Saat-saat paling membutuhkan perhatian kita. Apalagi mereka sedang dalam masa belajar di sekolah atau pesantren. Bersama dengan mereka juga disantuni anak yatim di luar peristiwa tsunami" tutur Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud, kepada Media Indonesia, Senin (23/12/2019).
Fadhlullah, mengharapkan setiap warga selalu memberikan perhatian kepada anak korban tsunami dan anak yatim lainnya. Apalagi mereka yang sedang menginjak masa remaja, tetu banyak mememerlukan kebutuhan hidup. Karena masa remaja adalah saat paing menentukan bagaimana kelanjutan hidup kala dewasa.
"Bukan saja membutuhkan finansial untuk sandang pangan, tapi kebutuhan pendidikan dan pembentukan moral yang berkarakter sangat diperlukan supaya anak-anak korban tsunami itu hidup lebih terarah" kata Wabup Pidie itu.
baca juga: Sambut Wisatawan Prambanan Gelar Festival Gunungan
Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh, Jamaluddin mengatakan peringatan 15 tahun tsunami dilakukan dengan berbagai versi.
"Berbagai rangkaian acara ini dilakukan sejak awal Desember. Sedangkan puncak peringatan 15 tahun tsunami itu digelar pada Kamis, 26 Desember di areal gedung Pidie Convention Center, Sigli, Kabupaten Pidie" kata Jamaluddin. (OL-3)
GEMPA bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah perairan tenggara Sinabang, Aceh pada Selasa (3/3) pukul 11.56 WIB.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah 94 kilometer tenggara Kabupaten Simeulue pada Senin, 3 Maret 2026, pukul 11.56.45 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Aceh Besar mencatat Aceh mengalami sedikitnya 11 kali gempa bumi, Rabu (31/12).
Gempa bumi tektonik Magnitudo 3,9 mengguncang Gayo Lues, Aceh, Kamis malam. BMKG menyebut gempa dipicu aktivitas Sesar Besar Sumatra.
Dampak guncangan dirasakan luas mulai dari Simeulue dengan skala IV MMI hingga sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatera Utara.
Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng (intraslab).
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah 94 kilometer tenggara Kabupaten Simeulue pada Senin, 3 Maret 2026, pukul 11.56.45 WIB.
Gempa bumi tektonik yang terjadi pada Senin dini hari pukul 01.57.46 WITA di wilayah utara Sabah, Malaysia, dipastikan tidak berpotensi tsunami bagi Kalimantan Utara.
Tsunami dan megatsunami sering kali disalahpahami karena keduanya sama-sama melibatkan gelombang laut besar. Padahal, memiliki perbedaan yang sangat signifikan.
Ia menjelaskan bahwa gempabumi tektonik tersebut terjadi pada 22 Januari 2026 pukul 19.42 WIB berdasarkan hasil analisis parameter terkini.
Wilayah Laut Banda, Maluku diguncang gempa tektonik pada pukul 10.05 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan adanya kemungkinan terjadinya tsunami danau di kawasan Danau Maninjau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved