Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBERADAAN sejumlah Manajemen Hotel Virtual (MHV) seperti Reddoors dan OYO yang menjamur dan belum memiliki regulasi yang jelas menggelisahkan pelaku bisnis perhotelan. Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo meminta agar MHV mematuhi regulasi yang berlaku.
"Tentang perizinan hotel dan homestay, (MHV) seharusnya patuh saja dengan regulasi yang ada," kata dia ketika dihubungi lewat telepon, Selasa (3/12/2019).
Kalau ada bangunan yang tidak ada izin hotel atau homestay, tetapi kemudian dipasarkan untuk penginapan komersial, tegas dia, itu tidak benar. Singgih mengakui, pihaknya sudah mengantongi nama-nama penginapan yang tidak berizin, tetapi dipasarkan oleh penyedia layanan MHV. Data tersebut, lanjut dia, tidak untuk konsumsi publik, tetapi sudah diserahkan kepada pemerintah kabupaten/ kota agar bisa dilakukan penindakan. Dinas Pariwisata, kata dia, bertugas menegakkan regulasi, pengawasan, dan pembinaan.
"Tugas kami memberikan rekomendasi kepada (pemerintah) kabupaten/kota. Kemudian mereka melakukan penertiban, penyesuaian, dan lain sebagainya," kata dia.
Singgih berharap, pemerintah kabupaten/kota menegakkan regulasi yang ada terhadap MHV supaya iklim berbisnis di DIY sehat.
Di tempat terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan (DPMP) Kota Yogyakarta Gatot Sudarmono menjelaskan, MHV selama ini memang belum ada regulasi yang jelas dan ini telah dibahas dengan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) cukup lama. Namun hingga saat ini belum menghasilkan regulasinya.
"Kami masih terus menunggu dari pemerintah pusat untuk menentukan regulasi atau peraturan yang jelas tentang hotel virtual ini," jelasnya.
Pemilik Griya Sentana Hotel Yogyakarta Sanny Pratomo mengungkapkan, keberadaan MHV cukup meresahkan dikarenakan harga jual mereka jauh lebih murah daripada hotel biasanya.
baca juga: Desa Tebara Juara Kedua Desa Wisata Nusantara 2019
"Mereka mulai menguasai seperti kos-kosan, homestay atau bangunan yang tidak berizin standar hotel untuk dijual dengan harga sangat rendah," kata dia.
Praktik semacam itu mengurangi okupansi hotel-hotel resmi di Yogyakarta. Ia pun berharap, pemerintah dapat mengatasi polemik yang mulai mempengaruhi okupansi perhotelan Indonesia ini. (OL-3)
Minat wisatawan Indonesia terhadap perjalanan internasional dengan pengalaman yang lebih personal dan bermakna terus menunjukkan peningkatan.
Capaian ini sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir dari tahun ke tahun.
Berbagai proyek pariwisata dinilai merusak Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gunungsewu, bertentangan dengan prinsip perlindungan kawasan karst.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Dubai mencatat 17,55 juta wisatawan internasional sepanjang Januari-November 2025. Kota ini kian diminati berkat akses penerbangan, hotel beragam, dan wisata inklusif.
Data BPS mencatat lebih dari 300.000 wisatawan asal Indonesia berkunjung ke Tiongkok pada Semester I-2025, menyumbang sekitar 5,6% dari total perjalanan luar negeri WNI.
Para tamu dapat menikmati Fortune & Harmony Dinner di Hotel Ciputra Jakarta seharga Rp428.000 net per orang, dengan penawaran spesial Beli 7 Dapat 10.
Courtyard by Marriott Bandung Dago akan menggelar agenda bertajuk Chinese New Year’s Eve Dinner 2026 pada Senin, 16 Februari 2026 mendatang.
Di HARRIS Sentul City Bogor, perusahaan dapat memanfaatkan lapangan luas yang dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas team building secara nyaman dan menyenangkan.
Jika Anda berencana untuk menginap di area sekitar Borobudur, berikut beberapa hotel di Borobudur yang menawarkan pengalaman menginap yang memuaskan.
Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2026, INNSiDE by Melia Yogyakarta menghadirkan promo makan malam spesial bertajuk A Taste of Prosperity.
Sepanjang tahun 2025, ARTOTEL Suites Aquila Bandung sukses menghadirkan berbagai rangkaian acara kreatif dan kolaboratif yang memperkaya pengalaman tamu hotel
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved