Sabtu 23 November 2019, 15:29 WIB

Barantan Perketat Lalulintas Babi dari Sumut

Yoseph Pencawan | Nusantara
Barantan Perketat Lalulintas Babi dari Sumut

Antara
Bangkai babi

 

BADAN Karantina Pertanian (Barantan) Sumatra Utara (Sumut) minta agar Dinas Peternakan Sumut tidak lagi menerbitkan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) bagi babi dan produk yang keluar dari Sumut.

Menurut Kepala Barantan, Ali Jamil, dengan begitu petugas karantina pertanian dapat melarang babi dan produknya yang berasal dari Sumut dilalulintaskan.

Dia menyebutkan, cara itu dapat mencegah keluar dan masuknya penyebaran virus babi menyusul kematian ribuan ekor hewan
itu di Sumut yang diduga terserang hog cholera.

"Petugas karantina pertanian telah melakukan pengetatan pengawasan di seluruh pintu-pintu pemasukan wilayah Indonesia," ujarnya saat
dikonfirmasi, Sabtu (23/11).

Dia menjelaskan, pengetatan pengawasan meliputi setiap produk daging babi yang dibawa penumpang atau sisa makanan/catering pesawat yang datang dari negara tertular.

Bila produk-produk tersebut terdeteksi  mengandung penyakit maka semuanya dipastikan akan dimusnahkan.

Namun, lanjutnya, Barantan tidak dapat menyetop lalu lintas babi dan produknya dari Sumut sebelum dikeluarkannya ketetapan bahwa terjadi wabah di provinsi ini.

Ali mengungkapkan, Sumut merupakan provinsi dengan populasi babi kedua terbesar di Indonesia, setelah NTT.

Sejak bulan September sampai November 2019, kematian babi di Sumut sudan mencapai 10 ribu ekor.

Dalam keterangan resmi, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menerangkan bahwa kematian babi yang terjadi di provinsinya disebabkan virus Hog Cholera dan indikasi virus ASF (African Swine Fever).

Pemprov telah melakukan langkah-langkah penanganan terhadap kematian babi di 14 kabupaten agar vidak menyebar ke wilayah-wilayah lain.

"Kami telah menginstruksikan para bupati dan dinas terkait agar membantu para peternak babi dalam menangani babi yang sakit atau mati dan memastikan babi-babi tersebut tidak terjadi pergerakan ke luar wilayah tersebut," (OL-11)

 

Baca Juga

MI/Gabriel Langga.

Maumere Jadi Pusat Tol Laut Ternak dan Barang di Pulau Flores

👤Gabriel Langga 🕔Rabu 02 Desember 2020, 09:49 WIB
Tol laut untuk pengangkutan ternak dan barang akan mulai beroperasi pada...
MI/Alexander P Taum

Bantuan Mengalir Untuk Pengungsi Dampak Erupsi Ile Lewotolok

👤Alexander P Taum 🕔Rabu 02 Desember 2020, 09:10 WIB
Bantuan kemanusiaan dari masyarakat desa-desa di Kabupaten Lembata berdatangan untuk membantu warga di dua desa yang kini mengungsi akibat...
MI/Andri Widiyanto

Tegal Hadapi Persoalan Sampah Plastik

👤Supardji Rasban 🕔Rabu 02 Desember 2020, 08:30 WIB
Kota Tegal menghasilkan 250 ton sampah, dan 30% adalah plastik. yang hingga kini belum bisa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya