Kamis 14 November 2019, 18:30 WIB

Polda Riau Tetapkan Dua Bos PT Teso Indah Tersangka Karhutla

Rudi Kurniawansyah | Nusantara
Polda Riau Tetapkan Dua Bos PT Teso Indah Tersangka Karhutla

ANT/Bayu Pratam
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah Nusantara.

 

DIREKTORAT Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menetapkan dua bos PT Teso Indah (TI) di Kabupaten Indragiri Hulu sebagai tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kedua pimpinan perusahaan sawit itu dinilai bertanggung jawab atas kebakaran lahan di areal konsesi inti seluas 69,06 hektare.

"Kami menetapkan dua tersangka dari PT TI. Satu tersangka mewakili perusahaan dan satu tersangka perorangan," kata Wakil Direktur Ditreskrimsus Polda Riau, Ajun Komisaris Besar (AKB) Pol Fibri Karpiananto, di Pekanbaru, Kamis (14/11) petang.

Dia menjelaskan, Direktur Operasional PT TI berinisial HK ditetapkan sebagai tersangka yang bertanggung jawab dari perusahaan. Sedangkan asisten kebun berinisial S yang telah dilakukan penahanan ditetapkan sebagai tersangka perorangan perusahaan sawit tersebut.

"Diduga ada unsur kelalaian yang disebabkan oleh tersangka S," jelas Fibri.


Baca juga:  Awas, Angin Kencang di Banyumas


Kasus karhutla PT TI berlangsung pada Agustus lalu yang membakar sejumlah titik di konsesi inti perusahaan. Di antaranya Blok T18, T19, dan T20 berbatasan dengan hutan lindung Suaka Alam Margasatwa Kerumutan. Kemudian Blok N14, N15, dan N16 dengan total areal terbakar seluas 69,06 hektare.

Karhutla terjadi di sekitar Kecamatan Lirik, dan Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Selain ditangani Polda Riau dengan proses penyegelan penyidikan, kasus karhutla perusahaan perkebunan sawit PT TI juga ditangani Gakkum KLHK yang turut melakukan penyegelan pada areal perusahaan untuk penegakan hukum sanksi administrasi, perdata, dan pidana.

Adapun selain PT TI, Ditreskrimsus Polda Riau juga telah menetapkan dua pimpinan PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS) di Kabupaten Pelalawan sebagai tersangka karhutla. Keduanya Direktur Utama inisial EE tersangka perusahaan dan manajer operasional inisial AOH sebagai tersangka perorangan.

Saat ini, berkas kasus PT SSS telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh kejaksaan negeri setempat. (OL-1)

 

 

Baca Juga

dok pribadi

Pihak Otorita Harap Masyarakat tidak Sekadar Jadi Penonton Pembangunan IKN

👤Henri Siagian 🕔Senin 04 Juli 2022, 16:23 WIB
Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) Prof. Masjaya menyatakan, dengan melihat kemanfaatan IKN, tidak ada alasan untuk tidak mendukung...
Dok. Pemprov Jateng

Didukung Ganjar, Kontingen Esports Jawa Tengah Yakin Juara Fornas IV Palembang

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 04 Juli 2022, 15:39 WIB
Ganjar mengatakan, selain keseriusan pemerintah maupun pihak ketiga sebagai pengembang, dibutuhkan kaderisasi dari para atlet esports itu...
MI/Apul Iskandar

Warga Pematangsiantar Keberatan Penagihan PBB Kedaluwarsa

👤Apul Iskandar 🕔Senin 04 Juli 2022, 13:57 WIB
Padahal menurutnya perda tersebut mengatur PBB yang sudah lebih dari 5 tahun tidak dapat lagi ditagih karena sudah kedaluwarsa apalagi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya