Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
WARGA Desa Tedakisa, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) berharap pada periode kedua kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membangun infrastruktur jalan dan listrik. Serta membuka akses terhadap air bersih di pedalaman daerah itu.
"Di masa kepemimpinan Presiden Jokowi periode kedua ini, kami sangat berharap jalan dari kota ke desa kami dibuka dan diaspal. Ada jaringan listrik PLN dan ada akses terhadap sumber-sumber air," kata Maria Damiana Giri, warga Desa Tedakisa, Kecamatan Aesesa kepada wartawan yang mengunjungi desa di pedalaman Nagekeo itu, Minggu (20/10).
Desa Tedakisa terletak di perbukitan, serta hanya berjarak sekitar 15 kilometer dari Mbay, ibu kota Nagekeo. Namun perjalanan dari kota menuju desa ini membutukan waktu hingga 1,5 jam. Hal ini disebabkan kondisi jalan yang belum beraspal.
Kepala Desa Tedakisa, Ignasisus Laki menambahkan setiap hari, warga berjalan kaki antara 2-3 kilometer untuk mengambil air bersih di mata air yang terletak di dataran rendah. Sedangkan di dalam desa tidak ada sumber air.
"Kami juga butuh listrik karena di desa ini belum ada listrik PLN," ujarnya.
Saat ini untuk penerangan di malam hari, warga Desa Tedakisa yang berjumlah 1.098 orang, menggunakan listrik yang bersumber dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang dibangun sejak 2015. Persoalannya muncul musim hujan, PLTS tidak bisa dimanfaatkan.
"Kalau musim hujan, kami gelap gulita," ujarnya.
Sedangkan di musim kemarau seperti saat ini listrik hanya menyala selama tiga jam, mulai pukul 18.00-21.00 Wita. Menurut Ignasius Laki, masih ada satu desa di Aesesa mengalami persoalan yang sama seperti desa yang dipimpinnya, yakni Desa Tedamudi.
baca juga: Bendera Merah Putih Raksasa Dibentangkan di Suramadu
Akses jalan dan air bersih di desa itu sulit, termasuk juga pada malam hari listrik hanya menyala selama tiga jam. Sedangkan 10 desa dan enam kelurahannya di kecamatan tersebut sudah memiliki akses jalan dan listrik memadai. (OL-3)
ANGGARAN publik yang menyasar infrastruktur Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, merosot tajam hingga Rp32.291.900.000.
Pemerintah juga memproyeksikan kebutuhan investasi infrastruktur nasional periode 2025–2029 mencapai US$ 625,37 miliar (Rp10.162 triliun).
Indonesia, sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara, tengah giat memodernisasi sektor logistik untuk mendukung pertumbuhan industri nasional.
Kawasan Canggu kian dilirik investor dunia sebagai aset investasi potensial, tak hanya untuk masa kini tetapi juga jangka panjang.
DPD RI masih menghadapi kesenjangan yang lebar baik dalam hal kapasitas SDM, infrastruktur, maupun regulasi digital.
PingCAP mengumumkan perluasan kolaborasi strategis dengan Microsoft. Langkah itu dilakukan untuk mempercepat adopsi infrastruktur data modern
Kampanye itu menjadi ajakan gotong royong membangun negeri melalui bangunan yang kokoh dan tahan lama demi masa depan Indonesia yang lebih kuat.
UNIVERSITAS Teknologi Bandung (UTB) menegaskan komitmen untuk meningkatkan kualitas tenaga pengajar dengan mendorong dosen melanjutkan pendidikan dan kuliah ke luar negeri.
Dengan pembaruan pendidikan, tokoh terdidik seperti Soekarno dan Sutan Sjahrir lahir dan menjadi pelita bagi masyarakatnya.
Idrus menyampaikan bahwa Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, telah menginstruksikan seluruh kader partai untuk berada di barisan terdepan dalam mengawal program pemerintah.
Menjadi bagian dari perjalanan panjang bangsa, BUMD ini menanamkan pondasi bagi masa depan kota dan warganya.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved