Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
SENJATA makan tuan. Perumpamaan itu terjadi pada seorang petani di Desa Talang Selarai, Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu, Musi Banyuasin. Sutarjo, 60 tewas terbakar saat ia membakar lahan kebunnya, Selasa (16/10). Saat membakar lahan Sutarjo tidak menyadari bahwa dia sudah dikepung api. Saat dikonfirmasi, Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Surya Yudhi Markus Pinem mengatakan, korban ditemukan warga dalam kondisi terpanggang.
"Korban meninggal dunia saat membuka lahan dengan membakar. Diduga korban terjebak api dan kehabisan oksigen," kata Kapolres Musi Banyuasin, Yudhi, Rabu (16/10)
Korban ditemukan pertama kali oleh warga sekitar. Saat itu diketahui korban sedang terjebak di lahan terbakar miliknya sendiri pukul 12.45 WIB.
"Lokasi yang terbakar lahan milik sendiri. Saksi Musa dan Andre melihat korban sudah terkepung api. Setelah dipadamkan baru tahu korban sudah hangus terbakar. Saat di periksa di tubuh korban tidak ada bekas luka benda tajam maupun benda tumpul. Hanya luka melepuh di tubuh korban dan kehitaman hangus akibat terbakar. Luka bakarnya mencapai 70%," terang Surya Adhi.
baca juga: Hujan Perdana di Tasikmalaya Disambut Gembira
Untuk mengetahui kejadian secara langsung, Kapolsek Sekayu, Iptu Heri Supriyanto sudah datang ke lokasi. Ia mengimbau agar keluarga korban agar melakukan otopsi. Namun keluarga korban tidak berkenan dilakukan otopsi terhadap tubuh korban.
"Analisa sementara, korban sengaja membakar lahannya sendiri untuk dipergunakan buka area perkebunan," tandasnya. (OL-3)
Keunggulan dari penggunaan sensor VIIRS dan MODIS adalah kemampuannya dalam memantau wilayah yang sulit dijangkau secara langsung.
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
LUAS kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 4.400 hektare dan 94% di antaranya berada di lahan gambut (4.173,82 ha).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved