Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pendidikan (DP) Kabupaten Brebes melakukan studi banding seputar dunia pendidikan ke Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Ketua DP Brebes, Iskandar mengatakan studi banding di bidang pendidikan, terutama penguatan pendidikan karakter di sekolah.
"Itu yang kami gali dari Dindikpora Pemkab Kulon Progo, bagaimana cara menanamkan PPK kepada siswa di sekolah. Apalagi Kulon Progo melalui Dindikpora telah melakukan deklarasi penguatan pendidikan karakter," terang Iskandar, Kamis (26/9).
Menurut Iskandar Pemkab Kulon Progo telah menyatakan serius dalam menerapkan pendidikan karakter di seluruh sekolah, mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah pertama, pada 2018. Dalam kesempatan sama, Kepala Dindikpora Kulon Progo, Sumarsana, menjelaskan dalam acuan kurikulum secara nasional, ada 18 poin yang diberlakukan dalam menerapkan pendidikan karakter.
"Namun, khusus untuk Kabupaten Kulon Progo, akan ada sejumlah poin tambahan. Di antaranya adalah gotong royong, patuh kepada orang tua, pengamalan Pancasila dalam bentuk ekstrakurikuler wajib, serta budaya kemataraman," ungkap Sumarsana.
Poin lainnya, lanjut Sumarsana, pendidikan karakter juga menerapkan target atau indikator capaian, menyesuaikan jenjang pendidikan. Pendidikan karakter itu dalam rangka menanamkan nasionalisme, agar siswa tidak melupakan budaya Jawa.
"Sejumlah poin tadi yang membedakan pelaksanaan pendidikan karakter di Kulon Progo dengan penerapan nasional. Karena, pendidikan karakter di Kulon Progo memiliki target, sedangkan nasional tidak menekankan target," tambahnya.
Adapun budaya kemataraman yang akan diajarkan mulai dari membaca dan menulis aksara jawa bagi sekolah dasar, kemudian bahasa dan sastra jawa untuk siswa jenjang SMP.
Tak hanya itu, siswa juga diajarkan berpakaian adat, permainan tradisional, bangunan rumah adat, budaya Jawa, makanan tradisional, tata etika Jawa, hingga bumbu tradisional.
baca juga: Gempa Magnitudo 5.0 Guncang Labuan Bajo
"Semua kegiatan, terutama pengaplikasian budaya kemataraman. Tiap sekolah melapor kepada Dindikpora melalui aplikasi yang terintergrasi yaitu Pendekarku. Hal tersebut memudahkan kami untuk memantau dan melalukan pengawasan," papar Sumarsana.
Usai pertemuan di Kantor Dindikpora, rombongan DP Brebes meninjau SD N 2 Wates dan SMP N 1 Wates. (OL-3)
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, meminta publik untuk bersikap jernih dan jujur dalam membaca struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
BELAKANGAN ini, ruang media sosial diramaikan perbincangan mengenai istilah 'bahasa ibu' yang memantik refleksi publik.
TIDAK semua keberangkatan dimulai dengan surat tugas. Sebagian justru lahir dari sesuatu yang lebih sunyi, dari panggilan hati yang tidak bisa ditunda.
SEMBILAN puluh hari setelah banjir melanda Aceh, beberapa anak kembali duduk di bawah tenda biru yang difungsikan sebagai ruang kelas darurat.
Penundaan ini murni merupakan langkah taktis untuk menjaga stabilitas anggaran di tengah pemotongan dana transfer dari pusat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved