Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BANTUAN Bantuan air bersih untuk warga desa-desa yang mengalami kekeringan di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, belum merata. Selain jatah yang diterima sangat minim, bantuan tersebut belum menjangkau warga yang berada pelosok desa.
Anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) Bujur Timur, Kecamatan Batumarmar, Ahmad Syaiful mengatakan bantuan air bersih yang masuk ke desanya dijatah satu tangki untuk satu dusun, sehingga tidak mampu mencukupi kebutuhan air bersih untuk konsumsi.
"Jatah satu tangki perdusun itu juga tidak setiap hari, karena masing-masing dusun distribusinya bergantian. Hari ini dusun ini dan besoknya dusun lain," kata Syaiful, Selasa (24/9).
Selain itu, distribusi dilakukan di titik distribusi yang terjangkau oleh mobil tangki. Sementara untuk masyarakat yang tempat tinggalnya jauh dari titik distribusi, seringkali tidak mendapat jatah bantuan.
Supervisor Pengendalian dan Operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Budi Cahyono mengatakan penyaluran bantuan air bersih untuk warga secara merata terkendala ketersediaan armada mobil tangki dan ketersediaan air bersih. BPBD, kata dia, harus menjatah masing-masing desa satu tangki setiap hari.
Jumlah desa yang mendapat jatah air bersih, jelas Budi, berjumlah 80 desa dengan jumlah dusun mencapai 835 dusun. Sehingga, distribusi tidak bisa dilakukan secara merata setiap hari.
baca juga: Kemarau, Penyerapan Pangan Anjlok Lebih dari 50%
"Belum lagi beberapa dusun yang tidak mungkin dilalui mobil tangki karena letaknya yang jauh dari jalan dan tidak ada akses yang memadai," katanya.
Ia meminta agar pemerintah desa menyediakan titik distribusi yang bisa dijangkau oleh warga di dusun terjauh dan memberi peluang bagi warga di dusun itu untuk bisa mengambil jatah air bersihnya. (OL-3)
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
BEBERAPA desa di kawasan lereng Gunung Merapi, di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kini mengalami kekeringan
Pemantauan Media Indonesia, Kamis (31/7) hujan masih turun di sejumlah daerah di Jawa Tengah terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, namun dengan intensitas yang menurun.
Mundurnya musim tanam disebabkan adanya revitalisasi atau perbaikan saluran irigasi baik air yang mengalir melalui Saluran Induk Cipelang dan Saluran Induk Sindupraja.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian.
Transformasi digital ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam menjamin kedaulatan air di Ibu Kota
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih di Sumut, Sumbar, Riau, Lampung, Jateng, Jatim, Kalsel dan Sulsel.
Pasokan air bersih Aceh Tamiang kembali normal setelah SPAM IKK Rantau beroperasi pascabanjir. Menteri PU memastikan kualitas air aman dan layak konsumsi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved