Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Ciomas Adisatwa, anak perusahaan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk melakukan ekspor perdana daging ayam serta sejumlah olahannya ke Republik Demokratik Timor Leste sebanyak 60 ton dengan nilai Rp2,8 miliar, Senin (23/9).
Pelepasan ekspor perdana ini ditandai dengan pengguntingan pita serta pemecahan kendi berisi air bunga. Pelepasan ekspor perdana dihadiri Head Division PT Ciomas Adisatwa Tommy Kuncoro, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dan Kepala Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian, Ali Jamil.
Produk peternakan yang diekspor ke Timor Leste ini terdiri dari karkas (daging ayam tanpa kepala, kulit, kaki dan jeroan), boneless (daging tanpa tulang) serta aneka olahan dari ayam seperti nugget, sosis ataupun bakso. Produk-produk andalan itu dengan merk seperti Best Chicken, So Good dan Tora Duo. Ekspor perdana ini dilakukan dua tahap di mana pada tahap kedua menggunakan tiga truk kontainer. Sementara ekspor selanjutnya dilakukan pada pertengahan Oktober mendatang.
"Pelepasan ekspor ini merupakan bentuk perluasan pasar JAPFA ke pasar internasional, sesuai dengan komitmen JAPFA untuk mendukung pemerintah dalam upaya mendongkrak devisa negara melalui akselerasi volume komoditi ekspor," kata Tommy Kuncoro.
Pemerintah mengapresiasi ekspor daging ayam dan berbagai olahan tersebut, karena sesuai dengan program pemerintah meningkatkan ekspor produk pertanian dan peternakan. Tahun ini pemerintah mentargetkan volume ekspor produk pertanian dan peternakan sebanyak 45 juta ton.
"Target kita naik dari tahun lalu yang hanya sebesar 42,5 juta ton," kata Ali Jamil.
Menurut Ali Jamil, pemerintah sudah melakukan sejumlah kebijakan agar target tersebut terpenuhi. Di antaranya adalah perizinan secara terpadu dan online serta bimbingan dan teknologi baik di hulu maupun hilir untuk menggalakkan ekspor. Selain itu juga upaya menambah jumlah eksportir.
Seperti dari Jawa Timur tahun lalu ada dua ribu eksportir akan dinaikkan jumlahnya tahun ini. Selain itu juga ada pemetaan produk ekspor pertanian dan peternakan yang bisa menjadi panduan para kepala daerah sebagai dokumen kebijakan. Maksudnya agar tercapai kuantitas, kualitas, dan kontuniuitas produk tersebut. Selain itu juga pemberian sertifikat sehat produk pertanian maupun peternakan.
baca juga: Sekitar 5 Hektare Kawasan Hutan dan Lahan di Cianjur Terbakar
Pemkab Sidoarjo juga mendukung penuh ekspor produk peternakan tersebut. Sebab Pemkab Sidoarjo juga mendukung perkembangan dan kemajuan industri, baik industri kecil, menengah hingga industri besar untuk meningkatkan pertumbuhan ekspor dengan mempermudah segala layanan perizinan. Bupati Saiful Ilah berharap akan semakin banyak perusahaan yang bisa melakukan ekspor, karena secara tidak langsung akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja.
"Hal ini secara tidak langsung ikut meningkatkan taraf hidup masyarakat daerah di sekitarnya," ujar bupati. (OL-3)
Pada kuartal IV 2025, industri tekstil dan produk tekstil tercatat tumbuh 4,37 persen secara tahunan di tengah tekanan global dan perlambatan permintaan di sejumlah negara tujuan ekspor.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Indonesia kembali mencatatkan kinerja positif dengan mempertahankan surplus neraca perdagangan selama 68 bulan berturut-turut, di tengah kondisi ekonomi global yang tak pasti.
BPS melaporkan kinerja ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat mencapai US$282,91 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 6,15%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 kembali mencatatkan surplus signifikan.
Partisipasi Sarinah di Indonesia Pavilion yang berlangsung pada 19–23 Januari 2026 di Davos, Swiss, menandai dimulainya fase penguatan ekspor perusahaan mulai tahun ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved