Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KAWASAN hutan rakyat di Kampung Babakan Jampang RT 04/01, Desa Ciandam Kecamatan Mande Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terbakar, Kamis (19/9) sekitar pukul 18.30 WIB. Sejumlah pepohonan yang ditanami di lahan tersebut hangus terbakar. Belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Dugaan sementara karena kemarau yang menyebabkan lahan kering hingga mudah terbakar.
"Kejadiannya berlangsung dengan cepat. Api tiba-tiba muncul di antara pepohonan di kawasan hutan tersebut," kata Pelaksana Harian Kasi Trantib Kecamatan Mande, Mumuh Parhamubin, Jumat (20/9).
Hasil pendataan di lapangan, kata Mumuh, pepohonan yang terbakar di antaranya 20 batang pohon campuran dan 10 batang pohon cokelat. Mumuh mengaku saat api berkobar, dirinya langsung menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Pos Cikalongkulon dan Kesatuan Pemangkuan Hutan Perum Perhutani Cianjur.
"Kami baru menerima laporan dari ibu Kades Ciandam sekitar pukul 19.20 WIB. Kami juga dibantu masyarakat, perangkat desa, TNI, dan Polri, ikut memadamkan api. Alhamdulillah api dapat dipadamkan sekitar pukul 20.30 WIB, sehingga tidak meluas," tandasnya.
Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Sugeng Supriyatno, mengaku BPBD selalu berkoordinasi dengan pemadam kebakaran mengatasi dan menanggulangi potensi kebakaran hutan dan lahan. Sebab, kata dia, sejauh ini, tupoksi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan maupun kawasan permukiman dibagi kewenangan antara BPBD dan Pemadam Kebakaran.
"Kami tidak memiliki armada pemadam kebakaran. Jadi, ketika ada laporan kejadian kebakaran, kami pasti langsung berkoordinasi dengan pemadam
kebakaran. Kami juga tetap menurunkan personel untuk membantu penanganan di lapangan," kata Sugeng.
baca juga: Pedagang Terdampak Erupsi Tangkuban Parahu Mulai Jual Harta Benda
Sugeng mengatakan, hingga saat ini belum mendapat kepastian dari BMKG kapan berakhirnya musim kemarau. Namun, saat ini terkadang wilayah Cianjur diguyur hujan meskipun berintensitas kecil hingga sedang.
"Mudah-mudahan saja Oktober sudah memasuki musim hujan. Kabupaten Cianjur sendiri masih memberlakukan status siaga darurat kekeringan," tandas Sugeng. (OL-3)
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Gelombang panas ekstrem melanda tenggara Australia. Enam kebakaran besar berkobar di Victoria, suhu tembus 48,9 derajat Celcius.
Cile dilanda krisis kebakaran hutan hebat. 20 orang tewas dan kota-kota di wilayah selatan hangus. Warga sebut tragedi ini lebih buruk dari tsunami.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved