Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
WAKIL Bupati Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Agustinus Payong Boli, menyebutkan kerusakan hutan Gunung Ile Mandiri akibat kebakaran akan memicu bencana banjir dan tanah longsor pada musim hujan.
"Flores Timur harus siaga satu karena dampak kebakaran mengakibatkan kerusakan habitat hutan dan perkebunan berpotensi terjadi longsor dan banjir bandang pada musim barat," kata Agustinus Payong Boli, Rabu (18/9).
Warga perlu waspada karena Larantuka, ibu kota Kabupaten Flores Timur, berada tepat di bawah kaki Gunung Ile Mandiri. Menurutnya, ada dua peristiwa banjir dan tanah longsor pernah menimpa Larantuka yang bermula dari Ile Mandiri yakni pada 27 Februari 1979 dan 2 April 2003.
Pada 1979, korban tewas akibat banjir dan longsor mencapai ratusan orang, dan pada 2003, korban tewas sebanyak 10 orang.
"Kota Larantuka ini kan kota Pantai yg terletak langsung di lereng dan kaki Gunung Ile Mandiri karena itu rentan banjir. Potensi banjir bandang dan longsornya besar karena dengan kebakaran ini hutan di puncak sudah terbakar dan menjadi gundul sehingga air hujan dan banjir bisa terjang kota ini kapan saja," ujarnya.
Baca juga: Kebakaran Gunung Ile Mandiri Meluas
Agustinus berjanji segera menyurati camat yang wilayahnya berhubungan langsung dengan kaki gunung seperti Larantuka, Ile Mandiri dan Lewolema serta para lurah dan kepala desa agar bergotong-royong membangun kanal untuk memisahkan area gunung yang sudah terbakar dengan area yang belum terbakar.
Langkah itu dilakukan guna mencegah api terus meluas. Kebakaran yang melanda gunung setinggi 1.484 meter itu terjadi sejak Senin (16/9) malam dan masih berlangsung sampai Rabu.
Pada Selasa (17/9) pagi, Agustinus memimpin ratusan orang menuju lokasi kebakaran guna memadamkan api, terdiri dari aparatus sipil negara (ASN), Polri, dan TNI. Sampai Selasa sore, sebanyak tiga dari enam titik api sudah berhasil dipadamkan.
"Kami mendaki sampai puncak gunung untuk memadamkan api," ujarnya.
Namun upaya pemadaman api menurut Dia, disindir beberapa orang lewat media sosial.
"Ada yang nyinyir di medsos menilai saya pimpin pasukan naik gunung hanya untuk selfie (swafoto). Saya hanya bilang semoga Tuhan mengampuni orang-orang itu dan memberi mereka kesadaran baru mencintai lingkungan kita," tandasnya.
Dia juga mengajak warga mendukung penyelamatan hutan Ile Mandiri agar daerah itu tidak terkena bencana banjir dan lonsor.
"Saya juga minta Raja Larantuka Don Martinus DVG agar membantu buat seremoni adat minta hujan agar titik-titik api benar-benar padam," pungkasnya.(OL-5)
Pemerintah Spanyol menambah 500 pemadam kebakaran, menjadi total 1.900 orang untuk mengatasi kebakaran hutan. Korban jiwa bertambah menjadi empat orang.
Uni Eropa mengirimkan dua pesawat pemadam kebakaran ke Spanyol untuk membantu memadamkan kebakaran hutan.
Badan Keamanan dan Situasi Darurat Wilayah Otonomi Madrid menyatakan 180 orang dievakuasi akibat kebakaran hutan tersebut.
Gelombang panas mencapai 44°C melanda Eropa Selatan, memicu kebakaran hutan dan memaksa ribuan orang tinggalkan rumah.
Lebih dari seribu orang dievakuasi di Spanyol akibat kebakaran hutan yang terus meluas.
Kawasan bukit Corbières di Prancis selatan terbakar. Sekitar 8.000 lahan dilalap api, menutup akses jalan tol, dan melukai dua orang.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved