Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
A, 31 alias Raya salah satu pemeran video Vina Garut meninggal dunia hari ini, Sabtu (7/9). Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng melalui Kanit PPA, Aiptu Cecep Wawan Rustandi membenarkan kabar meninggalnya A pada Sabtu (9/7) sekitar pukul 03.00 WIB.
Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng melalui Kanit PPA, AIPTU Cecep Wawan Rustandi mengatakan, pihaknya membenarkan salah seorang pemeran video telah meninggalnya dunia pada sekitar pukul 03.00 WIB. Akan tetapi, lokasi meninggalnya dan penyebab meninggalnya tidak dikehatui.
"Informasi meninggalnya Raya telah diterima dari ketua RT tempat Raya tinggal bersama keluarganya. Namun belum diketahui dimana Raya akan dikebumikan dan penyebab ia meninggal," kata Cecep, Sabtu (7/9).
baca juga: Wali Kota Sorong Minta Masyarakat Papua Barat Dukung Pemerintah
A adalah mantan suami V, 19 yang viral dengan video porno yang kemudian dikenal dengan nama Vina Garut. Saat video itu viral, polisi langsung mengamankan tiga pelaku di dalam video tersebut. Saat pemeriksaan, A tidak ditahan karena sakit dan mendapat perawatan di RSUD dr Slamet Garut. Dari hasil penyelidikan, salah satu pemain positif menderita AIDS yakni A alias Raya, yang disebut-sebut sebagai pemain utama dan aktor perekam video porno dengan melibatkan istri dan lelaki lain. (OL-3)
Dokumen pengadilan mengungkap petinggi Sony Pictures sebut karier Blake Lively "berakhir" akibat kontroversi film It Ends With Us.
Selain proses hukum yang tegas, Dadang juga mendesak penanganan komprehensif terhadap para terduga korban, termasuk penyediaan layanan pendampingan psikolog dan psikiater bila diperlukan.
Dokumen hukum terbaru mengungkap kemarahan Jenny Slate terhadap Justin Baldoni saat syuting It Ends With Us. Slate menyebut suasana syuting "menjijikkan".
Wali kota memerintahkan adanya audit terhadap sistem pengawasan fisik maupun non-fisik guna memastikan tidak ada lagi celah bagi tindakan menyimpang di lingkungan sekolah.
Korban yang sedang berdiri di dalam bus awalnya mengira cairan yang mengenai pakaian bagian belakangnya berasal dari pendingin udara (AC).
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.20 WIB saat kondisi bus cukup padat. Korban yang sedang berdiri awalnya tidak menyadari adanya tindakan pelecehan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved