Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SUBANA, pengemudi truk bermuatan yang menabrak sejumlah kendaraan di Tol Cipularang, Senin (2/9), dan yang telah dijadikan sebagai tersangka bercerita detik-detik sebelum kecelakaan terjadi.
Subana mengatakan truk yang dikemudikan rekannya, berinisial DH, mengalami rem blong sebelum terguling di Km 91 hingga mengakibatkan sejumlah kendaraan tidak bisa lewat.
"Ceritanya begini, teman saya (DH) itu tiba-tiba nyalip saya, terus sekitar tiga menit kemudian, dia ngebel (menelepon) saya. 'Mas, rem saya blong, Mas. Rem saya blong,'" kata Subana di salah satu rumah sakit di Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (4/9).
Subana teringat saat DH merasa panik karena rem blong di medan jalan yang menurun tersebut.
Subana pun meminta DH untuk terus mencoba rem mobil yang dikemudikannya. Namun, rem mobil yang dikemudikan DH tidak bisa digunakan hingga akhirnya mobil tersebut diarahkan ke sisi kanan yang didominasi kencaraan kecil.
Baca juga: Polisi Tetapkan Sopir Truk Jadi Tersangka Kecelakaan Cipularang
"Karena kalo kiri itu banyak truk-truk pelan, kalau kanan kan mobil kecil larinya kencang-kencang, jadi akhirnya dia (belok) kanan nyelamatin diri. Tiba-tiba saya juga nggak kuat akhirnya saya ikutin dia karena khawatir," ungkap Subana.
Karena ingin mengejar rekannya DH, Subana mengaku memacu mobil truk yang dibawanya hingga akhirnya tidak bisa dikendalikan dan menabrak sejumlah kendaraan yang tertahan truk terguling yang dikemudikan DH.
"Kiri sudah ada mobil box, trus saya goyang kanan nyatanya kemudian di depan saya tuh udah duluan, pas dia sudah nabrak terus banting kiri, jadi saya berdoa nyelamatin teman-teman di depan ini," ungkap Subana.
Dalam kecelakaan tersebut DH dinyatakan meninggal. Polisi menetapkan Subana sebagai tersangka karena diduga lalai menyebabkan orang lain meninggal. (Medcom/OL-2)
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Korban pertama kecelakaan ATR 42-500 di Balocci, Pangkep dievakuasi. Ia ditemukan tewas di jurang 200 m saat SAR dihantam cuaca ekstrem. Kabut pekat visibilitas 5 m.
Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 16.15 WIB di jalur arah Surabaya menuju Malang, tepatnya di Desa Pamotan, Kecamatan Porong.
Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Koridor PT RAPP Kilometer 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Kecelakaan terjadi di Jalur A Jajan Tol KM 426.400 Semarang-Bawen tepatnya di Ungaran Timur, Kabupaten Semarang Selasa (6/1) pagi, dengan korban 1 tewas dan 6 luka.
Satu orang tewas dan lima lainnya luka-luka dalam kecelakaan di Tol Batang–Semarang. Polisi mendalami dugaan gangguan kemudi pada truk trailer bermuatan besi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved