Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH lulusan SD dan SMP di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang tak melanjutkan ke jejang pendidikan selanjutnya terdapat sekitar 23 ribu orang. Kondisi tersebut diyakini berkonstribusi besar terhadap indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Cianjur yang saat ini berada di urutan bontot di Jawa Barat.
"Data yang kami terima dari BPS (Badan Pusat Statistik) masih terdapat warga berusia 17-35 tahun yang lulusan SD dan SMP sebanyak 23 ribuan. Mereka tak bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya," kata Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur, Oting Zaenal Muttaqien, Rabu (21/8).
Berbagai upaya dilakukan Pemkab Cianjur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat. Satu di antaranya berencana memperbanyak lagi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di setiap pondok pesantren dan desa.
"Kondisi ini perlu penanganan serius. Kami sedang merancang memperbanyak lagi PKBM-PKBM di pondok pesantren maupun di desa-desa," jelas Oting.
Hingga saat ini jumlah PKBM di Kabupaten Cianjur terdata sebanyak 50 unit. Sebanyak 12 unit PKBM di antaranya sudah terakreditasi.
"PKBM yang sudah terakreditasi akan kami berikan bantuan masing-masing sebesar Rp100 juta. Tahun depan, target menambah PKBM di pesantren dan desa mudah-mudahan terealisasi. Nanti kami akan kumpulkan dulu semua pimpinan pondok pesantren untuk mematangkan rencana ini," tuturnya.
Selain menambah PKBM, mantan Sekda Kabupaten Cianjur itu menegaskan Disdikbud juga berencana menggagas kerja sama dengan perguruan tinggi
membuka kelas jauh. Terutama untuk menjangkau masyarakat di Cianjur selatan yang nota bene masih banyak memerlukan sarana dan prasarana pendidikan.
"Kelas jauh diperbolehkan asalkan masih di dalam satu wilayah. Kami ingin nanti di Kecamatan Sindangbarang, Universitas Suryakencana Cianjur bisa membuka kelas jauh," ucapnya.
Oting mengaku membenahi dunia pendidikan bukan perkara mudah. Karena itu, Oting bersama jajarannya terus membenahi program-program pendidikan termasuk kebudayaan secara simultan.
baca juga: 12 Titik Panas Terpantau di Babel
"Bukan kita mau flash back, tapi berbagai program terdahulu saya nilai tidak berjalan efektif. Kita buka lembaran baru agar pendidikan Kabupaten Cianjur bisa kembali bangkit," pungkasnya. (OL-3)
Abidin juga meminta Kemenag segera membenahi validitas data guru madrasah, baik melalui mekanisme PPPK, ASN, maupun inpassing.
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/1).
Provinsi-provinsi di kawasan timur Indonesia masih mendominasi angka pernikahan dini tertinggi secara nasional, meski secara umum prevalensi pernikahan anak di Indonesia terus menurun.
Mereka kehilangan rasa aman, rutinitas harian, akses belajar, serta dukungan emosional yang esensial bagi perkembangan mereka.
LEDAKAN teknologi digital telah menyusup ke setiap sudut kehidupan anak-anak Indonesia, membawa kemudahan sekaligus ancaman diam-diam: krisis gaya hidup pasif.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved