Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
KABUT asap sepanjang Jumat pagi (16/8) menyelimuti sebagian besar Kota Jambi. Selain mengganggu jarak pandang, kabut asap yang paling parah melanda Kota Jambi semenjak sepekan terakhir, menyesakkan nafas dan memerihkan mata. Kabut asap yang terjadi di Jambi disertai dengan jatuhan serpihan abu bakaran berwarna hitam keputihan.
Berdasarkan pemantauan Media Indonesia, kabut asap menyebabkan jarak pandang mata normal di Kecamatan Palmerah Jumat (16/8) pagi hanya sekitar 500 sampai 800 meter. Kondisi itu membuat pengendara kendaraan motor di jalur Lingkar Selatan menurunkan laju kendaraan.
baca juga: Agen Travel Online Tak Berizin Jual Murah Bali
"Ini kondisi terburuk semenjak sepekan ini. Bau asapnya begitu menyengat dan menyesakkan hidung. Abu bakaran juga makin banyak beterbangan mengotori rumah dan kendaraan warga,â" kata Azwin, 50 tahun, warga Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Palmerah, Kota Jambi.
Sementara itu bedasarkan cacatan alat monitoring kualitas udara di Kotabaru, Kota Jambi, Jumat pagi kemarin sudah melewati angka 69, atau mendekati parameter tidak sehat. (OL-3)
Pemerintah Spanyol menambah 500 pemadam kebakaran, menjadi total 1.900 orang untuk mengatasi kebakaran hutan. Korban jiwa bertambah menjadi empat orang.
Uni Eropa mengirimkan dua pesawat pemadam kebakaran ke Spanyol untuk membantu memadamkan kebakaran hutan.
Badan Keamanan dan Situasi Darurat Wilayah Otonomi Madrid menyatakan 180 orang dievakuasi akibat kebakaran hutan tersebut.
Gelombang panas mencapai 44°C melanda Eropa Selatan, memicu kebakaran hutan dan memaksa ribuan orang tinggalkan rumah.
Lebih dari seribu orang dievakuasi di Spanyol akibat kebakaran hutan yang terus meluas.
Kawasan bukit Corbières di Prancis selatan terbakar. Sekitar 8.000 lahan dilalap api, menutup akses jalan tol, dan melukai dua orang.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved