Kamis 08 Agustus 2019, 16:01 WIB

Wisatawan Mancanegara Hanya bisa Lihat Tangkuban Parahu dari CCTV

Depi Gunawan | Nusantara
Wisatawan Mancanegara Hanya bisa Lihat Tangkuban Parahu dari CCTV

MI/DEPI GUNAWAN
Sejumlah wisatawan asing yang hendak berkunjung ke Gunung Tangkuban Parahu tertahan di pos pengamatan karena kondisi kawah masih berbahaya.

 

ERUPSI yang masih terjadi di Gunung Tangkuban Parahu ternyata tidak menyurutkan puluhan wisatawan mancanegara mengunjungi objek wisata tersebut.

Wisatawan berharap masih bisa memasuki kawasan terlarang. Akan tetapi setelah diberikan penjelasan dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bahwa Tangkuban Parahu masih berbahaya, mereka akhirnya mau mengerti.

Sejumlah wisatawan asing yang masih penasaran dengan Tangkuban Parahu akhirnya pasrah dan hanya bisa melihat kondisi kawah yang mengalami erupsi dari kamera CCTV di pos pengamatan yang jaraknya sekitar 2,5 kilometer dari kawah utama.

Tim, wisatawan asal Australia mengaku penasaran ingin melihat langsung kondisi Tangkuban Parahu yang kini sedang mengalami erupsi setelah menonton tayangan pemberitaan di televisi.

"Saya bersama teman dan pacar ingin ke atas, tetapi dilarang mendekati kawah oleh petugas karena kondisinya masih berbahaya," kata Tim di pos pengamatan Gunung Tangkuban Parahu, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (8/8).

Meski tidak bisa melihat langsung, Tim tidak terlalu kecewa karena ia menerima penjelasan tentang karakteristik Tangkuban Parahu.

"Sekarang saya ke bawah lagi, mau lihat spring," ucap Tim yang sudah fasih berbahasa Indonesia.

Baca juga: Pengamatan Tangkuban Parahu tidak Terganggu Pemadaman

Ketua tim pasca bencana, Kristianto menerangkan, Gunung Tangkuban Parahu masih dalam status level II atau waspada. Bagi pengunjung, wisatawan serta pendaki diimbau tidak mendekati puncak dalam radius 1,5 km dari kawah aktif.

"Belum ada perubahan signifikan, masih sama dengan kemarin-kemarin. Dimana dari hasil pemantauan visual maupun kegempaan, aktivitas didominasi gempa tremor," ungkap Kristianto.

Itu artinya, lanjut dia, mengindikasikan bahwa Tangkuban Parahu masih
terjadi erupsi terus menerus. 

"Secara visual dari CCTV, hembusan asap erupsi mencapai sekitar 100-200 meter dari dasar kawah," tambahnya. (A-4)

Baca Juga

dok.ist

Atraksi Seni Srikandi Ganjar Meriahkan HUT RI ke 77 di Bandung

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 15 Agustus 2022, 10:12 WIB
RATUSAN relawan baru Srikandi Ganjar Jawa Barat hadir memadati kegiatan Gebyar HUT RI ke 77 di Gedung Maduma Naramamora, Panyileukan, Kota...
MI/HO

Polda Sumbar Perangi Segala Bentuk Praktik Perjudian

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 15 Agustus 2022, 10:00 WIB
"Alasan pernyataan perang terhadap segala bentuk perjudian, yang pertama karena dilarang oleh agama maupun oleh...
Dok Kementerian ATR/BPN

Wamen ATR Serahkan Sertifikat Wakaf di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 15 Agustus 2022, 09:50 WIB
Kementerian ATR/BPN menjalin kerja sama dengan organisasi keagamaan sebagai dalam usaha sertifikasi tanah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya