Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 750 orang mengikuti pendidikan Bintara Polri di Sekolah Pendidikan Polisi Negara (SPN) Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (6/8). Dua di antara 750 orang yang akan mengikuti pendidikan ini merupakan pemain sepakbola aktif yang kini bermain di Liga Indonesia.
Keduanya adalah Gian Zola Nasrulloh dan Fulgensius Billy Paji Keraf. Mereka sempat bergabung dalam satu tim di Persib Bandung dan menjadi bagian Timnas Indonesia U-22.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Gian Zola dan Billy Keraf akan menempuh pendidikan kepolisian selama tujuh bulan ke depan.
"Mereka mengikuti program BETAH (bersih transparan, akuntabel, dan humanis). Kedua pemain bola tersebut ikut tes seleksi masuk kepolisian melalui jalur prestasi," katanya di SPN Cisarua.
Baca juga: Emil Berharap segera Ada Sosok yang Menyerupai Mbah Moen
Meski berstatus pemain timnas, dia menyatakan, pihaknya tidak memberikan perlakuan khusus bagi mereka selama mengikuti serangkaian tes masuk kepolisian. Menurut Truno, semua orang mempunyai peluang dan kesempatan yang sama saat seleksi.
"Gian Zola dan Billy Keraf tetap mengikuti tes seperti biasa dengan peserta lainnya yang berasal dari jalur umum. Selama para calon anggota memiliki kompetensi yang sesuai, maka akan diterima," tuturnya.
Selain pemain sepakbola, lanjut Truno, peserta lainnya yang lolos seleksi dan akan menempuh pendidikan kepolisian juga ada yang berasal dari orangtuanya yang bekerja sebagai buruh cuci mobil, tukang tambal ban dan pedagang kaki lima.
"Saat rekruitmen, mereka memiliki kompetensi yang cukup sehingga bisa lolos seleksi," ungkapnya.
Pembukaan pendidikan Bintara Polri ini dibuka oleh Wakapolda Jabar Brigjen Akhamd Wiyagus. (X-15)
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved