Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Daerah Sumatra Selatan kembali menemukan ladang ganja di wilayahnya. Hari ini, Minggu (4/8), Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli merilis ungkap kasus penemuan ladang ganja di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Ladang ganja tersebut ditemukan di Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara pada Jumat (2/8) oleh personel gabungan yakni Polres Mura, Polres Lubuklinggau, dan Direktorat Narkoba Polda Sumsel.
Tim menemukan dua lokasi ladang ganja yakni TKP pertama ditemukan 3.000 batang ganja siap panen diatas lahan sekitar 1,5 hektare. Kemudian di TKP kedua ditemukan 700 batang tanaman ganja di lahan seluas 1 hektare.
"Sudah tiga kali kita melakukan kegiatan upaya penindakan terkait penemuan ladang ganja di wilayah tersebut. Namun ternyata masih ditemukan lagi adanya ladang ganja. Ini harus dihentikan, kita harus sapu bersih masalah ini," kata dia.
Dilihat dari geografisnya, kata dia, memang wilayah Musi Rawas dan Muratara merupakan daerah pegunungan yang dikenal dengan bukit barisan. Suasana dan kondisi alamnya cenderung dingin, memang cukup untuk tumbuh berkembang biaknya tanaman ganja di dua wilayah tersebut.
"Untuk kesekian kalinya kami menggagalkan dan melakukan penindakan terhadap penanaman ganja yang ada didaerah ini," kata dia.
Baca juga: Polisi Sebut Peredaran Ganja di Kampus Libatkan Alumni
Ia mengatakan, adanya pengungkapan kasus ganja tentu menjadi perhatian utama bagi kepolisian. Selain akan menganggu keberlangsungan hidup semua orang, ganja dapat merusak generasi bangsa.
"Ladang ganja yang ditemukan dan ditanam kurang lebih 3.700 batang ganja bisa menimbulkan banyak korban yang terpapar karena peredaran ganja," katanya.
Artinya, orang bisa menjadi korban terdampak dan terpapar karena peredaran ganja itu kurang lebih 925 ribu.
"Semua orang musi rawas dan muratara bisa terdampak, terpapar korban ganja ini," kata dia.
Pihaknya bersama dengan jajaran berkomitmen untuk melakukan pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika baik sabu, ekstasi dan ganja.
"Kita sudah kembangkan kasus ini, tidak hanya penanganan tindak pidana pokok berupa ganja atau narkoba, tetapi kita kembangkan dengan seluruh aset para pelaku pengedar narkoba itu dikenakan dengan UU No 8 tahun 2018 tentang tindak pidana pencucian uang," jelasnya.
Ia juga sudah meminta seluruh komponen berperan aktif agar peredaran narkoba tidak semakin luas.
Sementara itu Bupati Muratara, Syarif Hidayat menjelaskan pihaknya mengucapkan terima kasih atas diungkapnya kasus temuan ladang ganja di Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara.
"Kami juga ada visi misi 5 tahun bahwa muratara ini bersih narkoba. Untuk itu kami telah membuat rencana dan sudah dalam proses pembentukan BNK Muratara," ucapnya.
Selain itu, ia juga mengaku pihaknya selalu mengingatkan masyarakat, Kades dan camat untuk hati-hati dengan narkoba, khususnya ganja.
"Ini sudah ketiga kali terjadi didesa sukaraja ini. Itu adalah wilayah TNKS yang ditengah bukit barisan dari sumatera barat sampai bengkulu," tandasnya. (A-4)
Petugas Bea Cukai bersama Bareskrim Polri berhasil mengungkap laboratorium pembuatan sabu di kawasan Sunter, Jakarta Utara.
Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri mengungkap dugaan keterlibatan Kapolres Bima Kota nonaktif Didik Putra Kuncoro dalam kasus kepemilikan narkoba.
Bagi publik, pencantuman pasal TPPU adalah simbol keseriusan negara; sebuah pesan bahwa pelaku tidak hanya akan dipenjara, tetapi harta hasil kejahatannya pun akan dikejar hingga akarnya.
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ganja dengan total berat 9,4 kilogram di wilayah Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Militer AS melakukan serangan mematikan terhadap kapal yang diduga milik kartel narkoba di Pasifik Timur. Operasi "Southern Spear" kini menuai kecaman terkait legalitas hukum.
Hubungan AS-Kolombia memasuki babak baru. Presiden Gustavo Petro dan Donald Trump bertemu di Gedung Putih untuk mengakhiri setahun konflik diplomatik dan sanksi.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
P1 (Penumbra mulai) gerhana bulan total di Sumsel akan terjadi pukul 22.26 wib, Minggu malam.
Ini kata BMKG. soal anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa gempa Banyuasin tidak lazim karena terjadi di wilayah yang belum pernah terjadi gempa.
Sebayak tujuh program prioritas yang akan dijalankan dalam upaya percepatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan di Sumatra Selatan (Sumsel).
GUBERNUR Sumsel mengaku sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk mempersingkat birokrasi dan menghapus birokrasi yang bertele-tele.
GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meminta Presiden Prabowo Subianto membantu penyelesaian pembangunan Bendungan Tiga Dihaji di OKU Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved