Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Daerah Sumatra Selatan kembali menemukan ladang ganja di wilayahnya. Hari ini, Minggu (4/8), Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli merilis ungkap kasus penemuan ladang ganja di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Ladang ganja tersebut ditemukan di Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara pada Jumat (2/8) oleh personel gabungan yakni Polres Mura, Polres Lubuklinggau, dan Direktorat Narkoba Polda Sumsel.
Tim menemukan dua lokasi ladang ganja yakni TKP pertama ditemukan 3.000 batang ganja siap panen diatas lahan sekitar 1,5 hektare. Kemudian di TKP kedua ditemukan 700 batang tanaman ganja di lahan seluas 1 hektare.
"Sudah tiga kali kita melakukan kegiatan upaya penindakan terkait penemuan ladang ganja di wilayah tersebut. Namun ternyata masih ditemukan lagi adanya ladang ganja. Ini harus dihentikan, kita harus sapu bersih masalah ini," kata dia.
Dilihat dari geografisnya, kata dia, memang wilayah Musi Rawas dan Muratara merupakan daerah pegunungan yang dikenal dengan bukit barisan. Suasana dan kondisi alamnya cenderung dingin, memang cukup untuk tumbuh berkembang biaknya tanaman ganja di dua wilayah tersebut.
"Untuk kesekian kalinya kami menggagalkan dan melakukan penindakan terhadap penanaman ganja yang ada didaerah ini," kata dia.
Baca juga: Polisi Sebut Peredaran Ganja di Kampus Libatkan Alumni
Ia mengatakan, adanya pengungkapan kasus ganja tentu menjadi perhatian utama bagi kepolisian. Selain akan menganggu keberlangsungan hidup semua orang, ganja dapat merusak generasi bangsa.
"Ladang ganja yang ditemukan dan ditanam kurang lebih 3.700 batang ganja bisa menimbulkan banyak korban yang terpapar karena peredaran ganja," katanya.
Artinya, orang bisa menjadi korban terdampak dan terpapar karena peredaran ganja itu kurang lebih 925 ribu.
"Semua orang musi rawas dan muratara bisa terdampak, terpapar korban ganja ini," kata dia.
Pihaknya bersama dengan jajaran berkomitmen untuk melakukan pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika baik sabu, ekstasi dan ganja.
"Kita sudah kembangkan kasus ini, tidak hanya penanganan tindak pidana pokok berupa ganja atau narkoba, tetapi kita kembangkan dengan seluruh aset para pelaku pengedar narkoba itu dikenakan dengan UU No 8 tahun 2018 tentang tindak pidana pencucian uang," jelasnya.
Ia juga sudah meminta seluruh komponen berperan aktif agar peredaran narkoba tidak semakin luas.
Sementara itu Bupati Muratara, Syarif Hidayat menjelaskan pihaknya mengucapkan terima kasih atas diungkapnya kasus temuan ladang ganja di Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara.
"Kami juga ada visi misi 5 tahun bahwa muratara ini bersih narkoba. Untuk itu kami telah membuat rencana dan sudah dalam proses pembentukan BNK Muratara," ucapnya.
Selain itu, ia juga mengaku pihaknya selalu mengingatkan masyarakat, Kades dan camat untuk hati-hati dengan narkoba, khususnya ganja.
"Ini sudah ketiga kali terjadi didesa sukaraja ini. Itu adalah wilayah TNKS yang ditengah bukit barisan dari sumatera barat sampai bengkulu," tandasnya. (A-4)
Bareskrim Polri bongkar jaringan narkoba di tempat hiburan WR Jakarta Selatan. Lima tersangka mulai dari bandar hingga pelayan diamankan beserta bukti ekstasi.
Individu yang terjebak dalam adiksi judi memerlukan terapi medis karena adanya kerusakan struktur otak yang serupa dengan penyalahgunaan narkoba.
Pakar FKUI Prof. Ari Fahrial Syam jelaskan bahaya tramadol jika disalahgunakan tanpa resep dokter. Simak gejala adiksi seperti tremor hingga gelisah di sini.
Wanita berinisial N ini ditangkap petugas gabungan karena memiliki laboratorium dan pabrik Narkoba jenis mephedrone di sebuah vila di Gianyar Bali.
Bea Cukai bersama BNN laboratorium narkotika tersembunyi (clandestine lab) di Kabupaten Gianyar, Bali.
Mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro diduga terima uang keamanan dari bandar narkoba Koko Erwin.
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin (2008-2018) meninggal dunia di Jakarta. Simak perjalanan dan warisan pembangunannya bagi Bumi Sriwijaya.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
P1 (Penumbra mulai) gerhana bulan total di Sumsel akan terjadi pukul 22.26 wib, Minggu malam.
Ini kata BMKG. soal anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa gempa Banyuasin tidak lazim karena terjadi di wilayah yang belum pernah terjadi gempa.
Sebayak tujuh program prioritas yang akan dijalankan dalam upaya percepatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan di Sumatra Selatan (Sumsel).
GUBERNUR Sumsel mengaku sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk mempersingkat birokrasi dan menghapus birokrasi yang bertele-tele.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved