Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali terpantau meluas di wilayah Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sejak lima hari terakhir tercatat enam titik api terpantau di wilayah Tanjung Bunga. Sejak dua hari sebelumnya, kembali terlihat dua titik api tampak meluas di wilayah hutan Duli, Desa Sinar Hading Gala.
Seorang warga Frans saat ditemui di lokasi Sabtu (3/8) mengakui sudah hampir dua hari ini api dan asap terlihat mengepul di wilayah hutan di desa tersebut. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran. Karean akses yang jauh, sehingga menyulitkan warga untuk melakukan pemadaman.
"Api sudah terlihat sejak Kamis (1/8) dan sampai Sabtu (3/8), kepulan asap masih tampak di lokasi hutan tersebut. Hutan luas itu banyak ditumbuhi rumput ilalang dan gambut sehingga cepat sekali api menyebar dan meluas. Apalagi angin yang cukup keras sehingga cepat merambat ke lokasi lainnya," papar Frans .
"Dalam waktu sebulan ini, sudah beberapa kali terjadi kebakaran hutan di desa ini, tetapi saya belum pernah melihat bantuan yang datang apalagi lokasi hutan yang sulit dan jauh untuk ditempuh," ujar Frans
Warga lainnya, Eman, mengakui pasrah dengan kejadian ini karena sudah berulang kali terjadi. Kadang merambat hingga lahan perkebunan warga sehingga ratusan tanaman pertanian warga ikut terbakar.
"Di desa ini memang sudah sering terjadi kebakaran. Beberapa minggu lalu di lokasi perbukitan juga terbakar hingga puluhan hektare," jelas Eman.
Menurut Eman, api juga merambat hingga lahan perkebunan warga sehingga banyak tanaman kelapa, sayuran, mente dan pisang hangus terbakar.
"Kemarin hingga hari ini (Sabtu/4/8) masih terjadi lagi kebakaran. Kami tidak tahu darimana sumber apinya, tetapi semoga ada bantuan dari pemadam kebakaran untuk bisa membantu memadamkan api agar tidak terus meluas," pungkas Eman.
"Sebulan ini kebakaran hutan dan lahan kerap terjadi di sejumlah wilayah Flotim, apalagi sebagai daerah kepulauan, menyulitkan petugas untuk menyeberangi sejumlah pulau yang terjadi kebakaran," jelas Eman.
"Dari kejadian tersebut, ribuan hektare lahan terdampak kebakaran, dan yang paling parah terlihat di Pulau Solor serta wilayah daratan Flotim khususnya di wilayah Tanjung Bunga," tambah Eman. (OL-09)
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Gelombang panas ekstrem melanda tenggara Australia. Enam kebakaran besar berkobar di Victoria, suhu tembus 48,9 derajat Celcius.
Cile dilanda krisis kebakaran hutan hebat. 20 orang tewas dan kota-kota di wilayah selatan hangus. Warga sebut tragedi ini lebih buruk dari tsunami.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved