Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 2.000 pengusaha dari seluruh Indonesia, Malaysia, Australia serta Kanada yang menjadi peserta Pan Indo Hash ke-35 mengunjungi obyek wisata Gunung Fatuleu di Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (2/8).
Kunjungan ke destinasi wisata tersebut merupakan bagian dari kegiatan Pan Indo Hash tahun ini yang digelar di NTT mulai 1-3 Agustus.
Kedatangan mereka ke Fatuleu sangat bermanfaat karena membantu pemerintah daerah mempromosikan destinasi wisata tersebut. Gunung Fatuleu yang berjarak sekitar 1,5 jam perjalanan dengan mobil dari Kota Kupang, merupakan perbukitan batu yang menjadi landmark Kabupaten Kupang.
Hash adalah aktivitas olahraga jalan cepat atau lari lintas alam nonkompetitif dengan moto tiga F yakni Fun, Fitness dan Friendship.
"Lokasi wisata ini cukup bagus, perjalanannya berkelok-kelok, aman dan warganya ramah," kata anggota Betawi Hash Jakarta Tito, Jumat (2/8).
Sejak bergabung bersama Hash pada 2000, Tito mengaku sudah mengelilingi Indonesia kecuali Aceh.
Sekretaris Umum Panitia Pan Indo Hash ke-35, Mans Batekeneng, mengatakan banyak dari peserta sudah berada di NTT sejak satu bulan terakhir.
Mereka mengunjungi obyek wisata mulai dari Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, Danau Kelimutu di Ende serta obyek wisata lainnya di Flores, Timor, Rote, dan Sumba. Peserta lain yang belum berkunjung ke lokasi wisata tersebut, baru bergerak ke sana setelah kegiatan berakhir pada Sabtu (3/8).
"Banyak peserta yang belum pernah berkunjung ke Komodo, ingin ke sana karena mereka membaca berita lokasi itu akan ditutup sementara," ujarnya.
Baca juga: Kejurda Balap Motor di Kupang Diikuti 200 Pembalap
Untuk kegiatan di Fatuleu, diawali dengan pelepasan hasher yang mengikuti long run oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat yang kemudian dilanjutkan pelepasan medium run dan short run.
Dalam sambutannya, Viktor mengajak peserta mengunjungi lokasi wisata lainnya di NTT dan menceritakan kepada orang lain agar semakin banyak orang berkunjung ke NTT.
"Ada festival kalaba maja pada September 2019 di Pulau Sabu, lokasinya mirip grand canyon di California," tuturnya.
Dia juga menyebutkan NTT memiliki destinasi wisata lain yang tidak kalah menarik seperti lokasi surfing di Pulau Rote, Diving di Alor, dan minuman khas daerah seperti teh kelor dan minuman keras 'Sophia'
Di lokasi kegiatan, para hasher disuguhi tarian adat dari warga Fatuleu dan sajian kuliner khas daerah. Peserta juga berbelanja berbagai hasil kerajinan rakyat yang dipamerkan di lapangan di kaki gunung Fatuleu antara lain salendang dan sarung tenun khas NTT. Mereka juga berfoto mengenakan kain tenun hasil kerajian berbagai daerah di NTT dengan latar belakang Gunung Fatuleu.
Menurut Viktor, kegiatan ini tidak hanya mempromosikan destinasi wisata Kabupaten Kupang tetapi juga menghidupkan pengrajian dan usaha kecil menengah (UKM) setempat. Transaksi di lokasi kegiatan diperkirakan mencapai jutaan rupiah.(OL-5)
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Baru sebulan dipakai, proyek jalan Inpres senilai Rp18,3 miliar di Nagekeo NTT rusak parah. Warga menduga pengerjaan asal jadi dan minta KPK turun tangan.
Balita di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Alami Stunting
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
BENTROK antarwarga akibat konflik lahan di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pecah pada Jumat (6/3). Kericuhan melibatkan warga empat desa.
Bentrokan warga pecah di Adonara Timur, Flores Timur (6/3/2026). 3 warga luka tembak senjata rakitan & sejumlah rumah terbakar akibat sengketa lahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved