Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUPATEN Flores Timur (Flotim) Provinsi Nusa Tenggara Timur ditetapkan sebagai salah satu daerah endemis rabies. Penyebabnya banyaknya kasus yang ditemukan berkaitan gigitan hewan penular rabies (GHPR).
Data Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur, mencatat terjadi peningkatan kasus GHPR dari tahun-tahun sebelumnya. Pada 2017 tercatat 1461 kasus dan pada 2018 naik menjadi 1564 kasus. Sementara pada tahun ini dalam kurun waktu 7 bulan terakhir sudah tercatat lebih dari 900 kasus gigitan.
Kepala Dinas Kesehatan Flotim dr Ogi Silimalar, melalui Kasie Survalence dan Imunisasi Hendrik Hoyan, saat ditemui Rabu (31/7), mengakui saat ini Flotim bersama sejumlah daerah lainnya di NTT telah ditetepakan sebagai daerah endemis rabies. Sehingga perhatian serius dari pemerintah daerah ini untuk memantau dan melakukan vaksinasi terhadap hewan-hewan yang rentan mengidap virus rabies.
"Terjadi peningkatan kasus gigitan hewan rabies dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sehingga Flotim ditetapkan sebagai daerah endemis rabies. Untuk 2019 ini, terhitung dari Januari hingga Juli sudah terjadi 948 kasus yang berkaitan dengan GHPR dan satu orang telah dinyatakan positif rabies," ujar Hendrik.
Terkait stok obat yang sempat kosong pada bulan lalu, Hendrik pun menambahkan saat ini stok obat vaksin anti rabies (VAR) sudah ada dan telah didistribusikan. Ia memastikan pemerintah memberikan perhatian serius terkait kondisi ini dengan menyiapkan dana APBD untuk pengadaan obat, juga mendapatkan bantuan dari pemeritah provinsi.
"Walaupun sempat kosong pada bulan lalu, namun saat ini stok vaksin anti rabies (VAR) sudah aman dan dapat bertahan hingga beberapa bulan ke depan. Vaksin tersebut sudah didistribusikan ke seluruh puskesmas, yaitu 21 puskesmas yang ada di wilayah Flotim. Sehingga kami mengimbau setiap warga yang memelihara hewan anjing untuk aktif melaporkan diri ke rumah sakit dan puskesmas terdekat, agar hewan peliharaan diberi vaksin anti rabies," tambahnya.
baca juga: Tim Audit Bank Sultra Selidiki Kucuran Kredit Rp30 Miliar
Sementara itu, hasil pemeriksaan terbaru dari Laboratorium Balai Besar Veteriner (BBVet) di Denpasar, Bali menyatakan terdapat tiga spesimen otak, positif tertular virus rabies pada tiga jenis binatang yang berbeda yaitu anjing, kucing dan kambing. Sehingga warga dihimbau untuk tetap wasapada saat berada di sekitar hewan-hewan tersebut dan memastikan hewan peliharaan aman dari virus rabies. (OL-3)
Kenali gejala rabies, cara penularan, dan prosedur pengobatan terbaru 2026. Jangan tunda penanganan, rabies 100% fatal jika gejala muncul.
Program yang berlangsung sejak Juli hingga November 2025 ini berhasil melampaui target awal 10.000 peserta dan telah menjangkau 12.356 siswa sekolah dasar.
PEMERINTAH Kabupaten Tanah Datar Sumatra Barat (Sumbar) menggelar rapat untuk memperkuat langkah pengendalian rabies menyusul meningkatnya kasus rabies.
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat (Jakbar) memvaksinasi 663 ekor hewan penular rabies (HPR) selama November 2025.
Pada tahap akhir infeksi, penderita rabies bisa mengalami kondisi mengerikan yang disebut hydrophobia, atau ketakutan ekstrem terhadap air.
Kasus gigitan hewan rabies di Pekanbaru capai 509 kejadian sepanjang 2025. Meski menurun dari 2024, Dinkes tetap imbau warga waspada karena rabies mematikan.
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
Poltekes Bhakti Kencana menawarkan tiga program studi strategis yang dirancang berdasarkan kebutuhan pasar kerja
KITA semua mengikuti dengan waspada perkembangan eskalasi konflik dan perang di kawasan Timur Tengah.
Kondisi kesehatan Nadiem Makarim menurun akibat reinfeksi bekas operasi. Eks Mendikbudristek ini terancam operasi lagi di tengah sidang korupsi Chromebook.
Penyumbatan jantung atau Penyakit Jantung Koroner (PJK) terjadi akibat penumpukan plak (lemak, kolesterol, dan kalsium) pada arteri koroner.
Meskipun populer dan estetik, bubble tea menyimpan risiko kesehatan serius seperti paparan timbal, gangguan pencernaan, hingga masalah kesehatan mental. Simak faktanya!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved