Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) kembali mengadakan vaksinasi rabies massal Hewan Penular Rabies (HPR). Ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus rabies oleh hewan piaraan warga
Rabies adalah penyakit virus yang menyerang sistem saraf pusat dan dapat berakibat fatal jika tidak diobati sebelum gejalanya muncul. Tiga hewan yang termasuk HPR di antaranya anjing, kucing dan kera.
Kepala Dspangtan Kota Padang Panjang Ade Nafrita Anas menyampaikan, penularan rabies bisa melalui gigitan HPR. dengan tanda klinis hewan rabies yaitu berubah perilaku menjadi agresif, air liur berlebihan dan takut air.
"Untuk menghindari adanya kasus rabies di Padang Panjang, kami mengadakan vaksinasi rabies massal secara gratis bergantian setiap harinya di masing-masing kelurahan. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan ini," ujarnya, Kamis (10/7).
Dikatakannya vaksinasi sudah dilaksanakan di Kecamatan Padang Panjang Timur sejak Senin (7/7/2025) lalu yang diadakan di Kelurahan Ganting dan Sigando serta Ekor Lubuk pada Selasa dan Rabu ini.
Selanjutnya di Ngalau pada Kamis (10/7/2025), Guguk Malintang (Senin, 14/7/2025), Tanah Pak Lambik (Selasa, 15/7/2025), Koto Panjang (Rabu, 16/7/2025) dan Koto Katik (Kamis, 17/7/2025).
Untuk Kecamatan Padang Panjang Barat, di Kelurahan Bukit Surungan pada Senin (21/7/2025), Kampung Manggis (Selasa, 22/7/2025), Tanah Hitam (Rabu, 23/7/2025), Pasar Baru (Kamis (24/7/2025), Pasar Usang (Senin, 28/7/2025), Balai-Balai (Selasa,29/7/2025), Silaing Atas (Rabu, 30/7/2025) dan Silaing Bawah (Kamis, 31/7/2025). (H-1)
Status Transisi Darurat Menuju Pemulihan ditetapkan karena tujuh dari delapan poin kegiatan pada masa Tanggap Darurat sudah tidak dilaksanakan lagi.
“Kalau terlalu lama di lokasi pengungsian, mereka bisa merasa terasing. Karena itu, saat sudah punya tempat, mereka bisa beradaptasi kembali dengan lingkungan dan masyarakat sekitar."
Pelaksanaan doa bersama di lokasi bencana ditujukan sebagai pengingat bagi seluruh masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bencana serta terus saling menguatkan dalam masa pemulihan.
Disampaikan Wako Hendri, Gemilang Sehati ini dibagi dalam beberapa tahap. Tahap I sudah terlaksana di sekolah-sekolah di Padang Panjang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved