Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENANGANAN pascabencana terus dipercepat. Para pengungsi mulai dipindahkan ke rusunawa dan sejumlah unit kontrakan yang disiapkan Pemerintah Kota Padang Panjang. Ketua TP PKK Padang Panjang, Maria Feronika Hendri, Sabtu (6/12), turun langsung menyalurkan bantuan berupa perlengkapan rumah tangga kepada mereka.
“Hari ini pengungsi kita dipindahkan ke rusunawa dan kontrakan. Pos-pos pengungsian di kelurahan, Islamic Centre, serta sekolah-sekolah kita satukan. Jika rusunawa masih menampung akan kita tempatkan di sana. Yang belum dapat, kita carikan kontrakan sesuai keputusan bapak wali kota,” ujar Maria.
Ia menjelaskan, dengan para warga sudah berada di tempat tinggal sementara, distribusi bantuan akan lebih terorganisir dan kondisi sosial warga juga akan lebih stabil.
“Kalau terlalu lama di lokasi pengungsian, mereka bisa merasa terasing. Karena itu, saat sudah punya tempat, mereka bisa beradaptasi kembali dengan lingkungan dan masyarakat sekitar. Untuk kelengkapan tinggal, semuanya kita siapkan, mulai dari kasur, perlengkapan mandi, dapur, hingga alat kesehatan,” jelasnya.
Maria menambahkan, dapur umum akan berhenti beroperasi mulai besok, karena para pengungsi sudah bisa memasak sendiri di tempat tinggal yang baru. Sembako dan kebutuhan dasar juga telah disalurkan ke lokasi.
“Ke depan tetap kita bantu. Namun pos pengungsian sudah kita kosongkan, dan warga sudah menempati tempat hunian sementara, baik di Rusunawa maupun kontrakan, lengkap dengan seluruh perlengkapannya,” ungkap Maria.
Sementara itu, Mega Amelia, salah seorang warga yang mendapatkan kontrakan setelah rumahnya hanyut, bersyukur atas gerak cepat pemerintah.
“Kami sangat bersyukur. Terima kasih Pemko Padang Panjang, Bapak Wali Kota Hendri, dan Ibu Maria. Semua bantuan sangat berarti bagi kami. Apalagi sampai hari ini anak sulung saya belum ditemukan,” tuturnya.(M-2)
UPAYA pencarian korban hilang akibat galodo dan tanah longsor terus ditingkatkan.
Kondisi sebagian wilayah terdampak masih sulit dijangkau karena putusnya akses, cuaca buruk, serta kerusakan infrastruktur yang rusak parah.
Kapolres Padang Pariaman mengatakan, identitas para korban belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil pemeriksaan tim forensik.
Status Transisi Darurat Menuju Pemulihan ditetapkan karena tujuh dari delapan poin kegiatan pada masa Tanggap Darurat sudah tidak dilaksanakan lagi.
Pelaksanaan doa bersama di lokasi bencana ditujukan sebagai pengingat bagi seluruh masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bencana serta terus saling menguatkan dalam masa pemulihan.
Kepala Dspangtan Kota Padang Panjang Ade Nafrita Anas menyampaikan, penularan rabies bisa melalui gigitan HPR.
Disampaikan Wako Hendri, Gemilang Sehati ini dibagi dalam beberapa tahap. Tahap I sudah terlaksana di sekolah-sekolah di Padang Panjang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved