Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Pengungsi Galodo Padang Panjang Mulai Tempati Rusunawa dan Kontrakan

Yose Hendra
06/12/2025 15:09
Pengungsi Galodo Padang Panjang Mulai Tempati Rusunawa dan Kontrakan
Pengungsi direlokasi ke rusunawa dan kontrakan(MI)

PENANGANAN pascabencana terus dipercepat. Para pengungsi mulai dipindahkan ke rusunawa dan sejumlah unit kontrakan yang disiapkan Pemerintah Kota Padang Panjang. Ketua TP PKK Padang Panjang, Maria Feronika Hendri, Sabtu (6/12), turun langsung menyalurkan bantuan berupa perlengkapan rumah tangga kepada mereka.

“Hari ini pengungsi kita dipindahkan ke rusunawa dan kontrakan. Pos-pos pengungsian di kelurahan, Islamic Centre, serta sekolah-sekolah kita satukan. Jika rusunawa masih menampung akan kita tempatkan di sana. Yang belum dapat, kita carikan kontrakan sesuai keputusan bapak wali kota,” ujar Maria.

Ia menjelaskan, dengan para warga sudah berada di tempat tinggal sementara, distribusi bantuan akan lebih terorganisir dan kondisi sosial warga juga akan lebih stabil.

“Kalau terlalu lama di lokasi pengungsian, mereka bisa merasa terasing. Karena itu, saat sudah punya tempat, mereka bisa beradaptasi kembali dengan lingkungan dan masyarakat sekitar. Untuk kelengkapan tinggal, semuanya kita siapkan, mulai dari kasur, perlengkapan mandi, dapur, hingga alat kesehatan,” jelasnya.

Maria menambahkan, dapur umum akan berhenti beroperasi mulai besok, karena para pengungsi sudah bisa memasak sendiri di tempat tinggal yang baru. Sembako dan kebutuhan dasar juga telah disalurkan ke lokasi.

“Ke depan tetap kita bantu. Namun pos pengungsian sudah kita kosongkan, dan warga sudah menempati tempat hunian sementara, baik di Rusunawa maupun kontrakan, lengkap dengan seluruh perlengkapannya,” ungkap Maria.

Sementara itu, Mega Amelia, salah seorang warga yang mendapatkan kontrakan setelah rumahnya hanyut, bersyukur atas gerak cepat pemerintah.

“Kami sangat bersyukur. Terima kasih Pemko Padang Panjang, Bapak Wali Kota Hendri, dan Ibu Maria. Semua bantuan sangat berarti bagi kami. Apalagi sampai hari ini anak sulung saya belum ditemukan,” tuturnya.(M-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya