Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena mengeluarkan instruksi kepada seluruh bupati dan wali kota untuk mengandangkan anjing peliharaan selama dua bulan penuh.
Pengandangan anjing dijadwalkan September hingga Oktober 2025. Selama dua bulan tersebut, anjing yang terinfeksi rabies, akan mati dan tidak menularkan virus ke anjing lainnya maupun mengigit manusia.
Keputusan ini diambil menyusul data yang mengkhawatirkan terkait kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR). Hingga Agustus 2025, tercatat 16.999 kasus GHPR di NTT dengan 20 korban jiwa.
"Saya sudah berkoordinasi dengan seluruh kepala daerah untuk segera melaksanakan pengandangan anjing. Ini adalah langkah penting untuk memutus rantai penularan rabies," ujar Gubernur NTT di Kupang, Kamis (15/8).
Ia menekankan bahwa Pemda tidak ingin kasus rabies terus meningkat dan menimbulkan korban jiwa yang lebih banyak. Karena itu, langkah-langkah pencegahan harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi,.
Selain pengandangan anjing, Gubernur NTT juga menginstruksikan agar dilakukan vaksinasi rabies secara massal terhadap hewan peliharaan, terutama anjing. Pemerintah daerah diminta untuk menyediakan vaksin yang cukup dan memastikan pelaksanaan vaksinasi berjalan efektif.
"Vaksinasi adalah kunci untuk melindungi hewan peliharaan kita dari rabies. Saya minta seluruh masyarakat proaktif membawa hewan peliharaannya untuk divaksin," imbuhnya.
Gubernur Melki Laka Lena juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. Jika terjadi kasus gigitan anjing, segera cuci luka dengan sabun dan air mengalir, lalu segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.
Pemerintah Provinsi NTT berharap dengan langkah-langkah ini, kasus rabies di NTT dapat segera terkendali dan masyarakat dapat hidup dengan aman dan nyaman. "Jangan panik, tapi tetap waspada. Segera dibawa ke dokter jika digigit anjing, agar bisa mendapatkan vaksin anti rabies (VAR) secepatnya," pungkasnya. (M-1)
Program yang berlangsung sejak Juli hingga November 2025 ini berhasil melampaui target awal 10.000 peserta dan telah menjangkau 12.356 siswa sekolah dasar.
PEMERINTAH Kabupaten Tanah Datar Sumatra Barat (Sumbar) menggelar rapat untuk memperkuat langkah pengendalian rabies menyusul meningkatnya kasus rabies.
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat (Jakbar) memvaksinasi 663 ekor hewan penular rabies (HPR) selama November 2025.
Pada tahap akhir infeksi, penderita rabies bisa mengalami kondisi mengerikan yang disebut hydrophobia, atau ketakutan ekstrem terhadap air.
Kasus gigitan hewan rabies di Pekanbaru capai 509 kejadian sepanjang 2025. Meski menurun dari 2024, Dinkes tetap imbau warga waspada karena rabies mematikan.
Kasus rabies pun terus meningkat di beberapa kota dan negara, sehingga kewaspadaan pemilik hewan sangat dibutuhkan. Dengan pencegahan yang tepat, risiko rabies
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved