Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
MENIKMATI terangnya rumah-rumah di desa di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur menjadi impian sejak lama. Salah satu desa yang sudah bertahun-tahun tanpa listrik adalah Desa Aransina, Kecamatan Ile Mandiri hingga kini maish gelap gulita. Aktivitas warga desa pun terbatas karena hanya mampu menggunakan pelita di malam hari. Apalagi anak-anak di desa selalu kesulitan belajar di malam hari.
"Sudah bertahun-tahun pak, kami hidup dalam gelap ini dan kami sudah terbiasa. Jam 7 malam kami sudah tidur tidak bisa beraktivitas lagi karena hanya berharap dari lampu pelita. Setiap hari kami makan dalam keadaan gelap gulita. Anak-anak di desa kami juga selalu kesulitan belajar di malam hari. Biasanya kami menggunakan pelita saat belajar malam, atau saat kegiatan sekolah di malam hari, sehingga kami sangat berharap bisa segera terang di kampung ini pak. Agar aktivitas kami pada malam pun tidak terbatas hanya karena tidak ada listrik," ungkap Kosmas, warga Desa Aransina, Jumat (27/7).
Kepala Desa Aransina, Lambertus Udin Koten juga menyampaikan kondisi desanya yang hingga kini belum dialiri listrik. Sekalipun jaringan sudah dipasang namun belum dipasang instalasi hingga saat ini. Sehingga ia terus berusaha untuk segera mendatangkan instalator agar segera melakukan instalasi di desanya.
Sementara itu dari data Perusahan Listrik Negara (PLN) Rayon Larantuka menyebutkan, dari total 90 desa dan kelurahan yang tersebar di wilayah Flores Timur daratan, hingga kini masih 4 desa yang berada di wilayah Kecamatan Tanjung Bunga, yang belum teraliri listrik. Sehingga ditargetkan tahun ini, seluruh desa dan kelurahan yang tersebar di seluruh wilayah Flores TImur daratan 100 persen akan teraliri listrik.
Pelaksana Tugas Manager PLN Rayon Larantuka, Anak Agung Ngurah Maha Adisurya, saat dikonfirmasi terpisah, mengaku optimistis dengan target ini, karena tinggal 4 desa yang menjadi fokus perhatian PLN saat ini, untuk segera mendapatkan penerangan listrik.
"Kami menargetkan tahun ini juga sejumlah desa yang belum dialiri listrik akan segera menyala. Ada 4 desa yang belum menyala saat ini, yaitu 3 desa yang sudah dipasang jaringan, tetapi belum pemasangan instalasinya yaitu, Desa Aransina, Desa Latonliwo 1, dan Desa Latonliwo 2. Sementara satu desa lagi, yaitu Desa Patisirawalang, hingga kin belum dipasangan jaringan karena kendala infrasturktur," beber Anak Agung.
baca juga: Kondisi Gunung Tangkuban Perahu masih Normal
"Kami juga berharap kerja sama dengan pemerintah untuk membantu kesulitan infrastruktur di Desa Patisirawlang, sehingga mempermudah kami melakukan pemasangan jaringan listrik di sana. Juga bagi kepala desa, saat ini kami masih menuggu pihak instalator yang ditunjuk oleh desa setempat, agar segera memasang instalasi sehingga bisa segera dialiri listrik," harapnya. (OL-3)
Begitu juga yang lainnya, seperti konversi sepeda motor, baik menuju bahan bakar gas, khususnya CNG atau pun listrik.
Fokus utama pemerintah adalah mengubah tumpukan sampah yang selama ini menjadi beban lingkungan menjadi sumber energi alternatif, khususnya listrik.
PLN telah menyediakan 4.769 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang tersebar di 3.078 titik di seluruh Indonesia.
Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, PLN memastikan kesiapan pasokan listrik di berbagai objek vital.
Proyek yang menyasar Pulau Gili Labak dan Pulau Pagerungan Kecil ini menjadi solusi nyata atas tantangan geografis dalam pemenuhan energi di daerah terpencil.
ULP Siantar Kota melayani sistem kelistrikan dan pelayanan pelanggan seputaran Kota Pematangsiantar dan sebagian wilayah Kabupaten Simalungun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved