Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH daerah di Jawa Tengah diprediksi mengalami kekeringan ekstrem dengan tidak ada hujan lebih dari 60 hari.
Hingga pertengahan Juli, berdasarkan pemantauan yang dilakukan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Semarang, sebagian besar wilayah di Jateng tidak ada hujan lebih dari 30 hari. Bahkan, ada tiga daerah yang tidak ada hujan lebih dari 80 hari.
Pengamat cuaca BMKG Cilacap, Rendi Krisnawan, mengutip hasil pemantauan yang dilakukan BMKG Semarang menyebutkan tiga daerah yang mengalami kekeringan ekstrem dengan tidak ada hujan lebih dari 80 hari. Yakni Cokrotulung, Klaten, selama 86 hari, Mungkin dan Ngrajek, Magelang, selama 82 hari serta Jumapolo, Karanganyar, selama 81 hari.
"Hasil analisis tersebut berdasarkan pemantauan hingga pertengahan Juli," kata Rendi pada Minggu (21/7).
Baca juga: Pegiat Lingkungan Gelar Aksi di Puncak Perayaan Harling
Dijelaskan Rendi, peringatan dini kekeringan ekstrem karena tidak ada hujan lebih dari 60 hari berpotensi meluas.
"Ada sejumlah wilayah di Banyumas, Banjarnegara, Blora, Boyolali, Brebes, Cilacap, Demak, Grobogan, Jepara, dan Karanganyar. Sebagian daerah lagi berada di Kabupaten Kebumen, Klaten, Kudus, Magelang, Purbalingga, Pati, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Sragen, Sukoharjo dan Wonogiri," paparnya.
Menurutnya, pada dasarian (10 hari) ketiga pada bulan Juli diperkirakan masih tetap rendah, hanya di bawah 10 mm per dasarian.
"Karena intensitas hujan diperkirakan rendah, maka kekeringan diprediksi juga semakin meluas," tambahnya. (OL-1)
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
Dishub Jateng membuka posko mudik terpadu yang memantau arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui CCTV 24 jam di titik rawan macet.
BSKDN Kemendagri mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) untuk memperkuat inovasi daerah melalui penyusunan policy brief
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
MEMASUKI musim kemarau, suhu udara yang panas membuat banyak orang mengandalkan pendingin ruangan agar aktivitas di rumah tetap nyaman.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa musim kemarau akan lebih lama, sekaligus memiliki intensitas hujan lebih rendah dibandingkan rata-rata.
BMKG memprediksi musim kemarau di NTB mulai April 2026 akan lebih kering dari biasanya. Simak wilayah terdampak dan imbauan resminya di sini.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved