Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

23 Titik Di Badung Dilaporkan Mengalami Kerusakan

Antara
16/7/2019 13:55
23 Titik Di Badung Dilaporkan Mengalami Kerusakan
Kerusakan yang terjadi di Pura akibat gempa bumi(Antara )

SEBANYAK 23 titik di Kabupaten Badung, Bali dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang terjadi pagi tadi, Selasa (16/7) pagi.

"Petugas dan tim reaksi cepat kami hingga saat ini masih terus melakukan assessment terhadap kerusakan yang diakibatkan gempa bumi pagi tadi," kata Plt Kalaksa BPBD Badung, I Wayan Wirya, di Nusa Dua, Badung, Selasa (16/7).    

Ia mengatakan, kerusakan tersebut tersebar di sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Badung, khususnya di wilayah Badung Selatan.    

"Laporan kerusakan paling banyak terjadi di wilayah Kuta Selatan dengan 14 titik, Kuta enam titik, Kuta Utara satu titik dan di Kecamatan Abiansemal dua titik," jelasnya.

Wayan Wirya menjelaskan, berdasarkan laporan kerusakan yang terjadi paling banyak adalah kerusakan material bangunan seperti genting runtuh dan tembok retak.

"Hingga saat ini masih belum ada laporan bangunan yang mengalami kerusakan berat. Laporan yang kami terima, bangunan yang paling banyak rusak adalah bangunan sekolah dan belum ada objek wisata di Badung yang terdampak," tambahnya.

baca juga: Musim Kemarau Pemkab Cianjur Sarankan Tanam Padi-Palawija

Ia menambahkan, BPBD Badung akan terus melakukan pendataan kerusakan bangunan akibat gempa.

"Termasuk informasi tebing yang longsor di Pantai Melasti masih akan kami periksa apakah terjadi akibat gempa atau sebelum peristiwa gempa bumi terjadi," lanjutnya.

BMKG telah memutakhirkan data gempa bumi tektonik yang awalnya memiliki kekuatan 6 SR menjadi 5,8 SR di laut dengan jarak 80 km arah Selatan Kota Negara, Jembrana, Bali, pada kedalaman 104 kilometer. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya