Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA petani di Banyumas, Jawa Tengah terpaksa memangkas tanaman padi yang telah puso akibat kekeringan. Tanaman padi yang puso dipanen
untuk pakan ternak. Salah seorang petani di Desa Dermaji, Kecamatan Lumbir, Kasno, 57, mengatakan bahwa ada puluhan hektare (ha) areal sawah yang mengalami
kekeringan.
"Umur tanaman padi baru sekitar 1-2 bulan. Sehingga sebetulnya masih sangat membutuhkan air. Dengan kondisi tidak terairi, maka tanaman padi menjadi kering, puso," jelas Kasno, Kamis (4/7).
Menurutnya, tanaman padi yang puso langsung dipanen dan digunakan untuk pakan teranak.
"Sebelum mengering, tanaman padi yang masih hijau dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak. Saya sengaja membabati tanaman padi untuk pakan kambing di rumah," ujarnya.
Petani lainnya di Desa Wlahar Wetan, Kecamatan Kalibagor, Sisno, 51, mengatakan kalau dirinya membabati tanaman padi yang puso.
"Karena sudah tidak mungkin diselamatkan, lebih baik dipanen dini untuk pakan ternak," ujarnya pasrah. .
Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dinpertan KP) Widarso mengatakan di Banyumas ada sekitar 500 ha areal tanaman padi yang mengalami kekeringan.
"Dari luasan tersebut, 25 ha dipastikan puso. Namun demikian, data masih akan terus berubah seiring dengan semakin panjangnya musim kemarau," ujarnya.
baca juga: Pemkot Palembang Perluas Pemasangan Jargas
Ia mengatakan untuk mengantisipasinya, dinas telah memobilisasi pompa air untuk wilayah yang rawan kekeringan.
"Tetapi tentu syaratnya, sawah milik petani yang mengalami kekeringan harus dekat dengan sumber mata air, seperti sungai. Kalau tidak ada sumber airnya, tentu pompa tidak dapat digunakan," jelas dia. (OL-3)
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
BEBERAPA desa di kawasan lereng Gunung Merapi, di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kini mengalami kekeringan
Pemantauan Media Indonesia, Kamis (31/7) hujan masih turun di sejumlah daerah di Jawa Tengah terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, namun dengan intensitas yang menurun.
Mundurnya musim tanam disebabkan adanya revitalisasi atau perbaikan saluran irigasi baik air yang mengalir melalui Saluran Induk Cipelang dan Saluran Induk Sindupraja.
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved